Chapnews – Nasional – Sebuah insiden tragis mengguncang pabrik peleburan baja PT Great Wall Steel (GWS) yang berlokasi di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Ledakan dahsyat yang terjadi telah menelan korban jiwa dan melukai beberapa pekerja, dengan jumlah korban yang terus bertambah hingga lima orang.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Jules Abraham Abast, mengonfirmasi bahwa hingga Selasa sore, total korban akibat ledakan tersebut mencapai lima orang. "Update terbaru infonya korban akibat ledakan ada 5 orang," ujar Kombes Jules saat dikonfirmasi chapnews.id, Selasa (7/4). Ia merinci, satu korban dinyatakan meninggal dunia, sementara empat lainnya mengalami luka berat dan kini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Seluruh korban telah dievakuasi dari lokasi kejadian untuk mendapatkan penanganan medis.

Insiden maut ini diketahui bermula pada Senin sore (6/4) di area industri PT GWS. Menurut keterangan Kapolresta Sidoarjo, Kombes Christian Tobing, ledakan terjadi saat dua pekerja berinisial P dan J sedang melakukan aktivitas pemotongan material logam bekas menggunakan las blander. Diduga, percikan api las memicu ledakan dari besi tua yang sedang dipotong.
"Kronologinya itu ada 2 orang yang melakukan pemotongan atas nama P dan J. Kemudian pada saat pemotongan besi tua menggunakan las blander itu ada terjadi ledakan dari las besi itu," jelas Kombes Christian. Ia menambahkan, seorang kernet truk eksternal berinisial R dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian akibat dugaan terkena serpihan ledakan.
Untuk mengungkap penyebab pasti ledakan serta mengevaluasi standar keamanan di lokasi proyek, tim gabungan dari Polresta Sidoarjo dan Polsek setempat telah diterjunkan. Selain itu, tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Polda Jatim juga turut didatangkan ke lokasi untuk melakukan identifikasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara menyeluruh. Penyelidikan mendalam masih terus berlangsung guna memastikan semua aspek keamanan dan keselamatan kerja.


