Ads - After Header

Misi Baru Polisi Dekati Anak

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Suasana di Ruang Rapat Komisi III DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, tampak berbeda pada Kamis (1/10). Fokus utama perhatian publik tertuju pada sosok Komjen Suyudi Ario Seto yang tengah menjalani uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Dalam pemaparan visi dan misinya, pria berpangkat bintang dua ini melontarkan sebuah komitmen yang menyentuh sisi humanis kepolisian, yakni mengubah persepsi masyarakat, terutama generasi muda, terhadap institusi Polri.

Komjen Suyudi menegaskan bahwa ia memiliki misi besar untuk menghapus stigma negatif yang selama ini mungkin melekat pada aparat kepolisian. Salah satu fokus utamanya adalah memastikan bahwa anak-anak di seluruh Indonesia tidak merasa takut saat melihat kehadiran polisi di lingkungan mereka. Menurutnya, kehadiran polisi seharusnya menjadi simbol perlindungan, bukan simbol intimidasi.

Misi Baru Polisi Dekati Anak
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Pendekatan saya sederhana, ketika seorang anak melihat polisi, ia harus merasa aman, bukan merasa takut," ujar Suyudi di hadapan para anggota Komisi III DPR RI.

Pernyataan ini menjadi poin krusial dalam uji kelayakan tersebut. Suyudi menyadari bahwa membangun kepercayaan publik harus dimulai sejak usia dini. Jika anak-anak tumbuh dengan persepsi bahwa polisi adalah sosok pelindung yang ramah, maka secara jangka panjang, hubungan antara masyarakat dan Polri akan terbangun di atas fondasi kepercayaan yang kuat.

Lebih lanjut, Komjen Suyudi menekankan pentingnya reformasi pelayanan di tingkat akar rumput. Ia ingin memastikan bahwa setiap warga negara yang datang ke kantor polisi mendapatkan solusi nyata atas permasalahan yang mereka hadapi. Ia menargetkan agar kantor polisi menjadi tempat yang memberikan pertolongan, bukan justru menambah kerumitan birokrasi bagi masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan hukum maupun pengamanan.

"Ketika orang mendatangi kantor polisi, mereka harus menemukan pertolongan, bukan justru menemukan kerumitan," tegasnya.

Dalam proses uji kelayakan tersebut, Komjen Suyudi tampak hadir dengan penuh percaya diri. Ia didampingi oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang berjalan di depannya menuju ruang rapat. Proses pemaparan visi misi ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman.

Sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) saat ini, rekam jejak Suyudi dalam pemberantasan narkotika menjadi salah satu poin yang digali oleh para legislator. Namun, melalui visi misi ini, ia mencoba menunjukkan sisi lain dari kepemimpinan Polri yang lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis, tanpa melupakan ketegasan dalam penegakan hukum.

Jika terpilih menjadi Kapolri, perubahan paradigma ini diharapkan dapat membawa wajah baru bagi Polri yang lebih dicintai, dipercaya, dan hadir sebagai pelindung masyarakat yang sesungguhnya, mulai dari senyum anak-anak hingga kemudahan layanan bagi seluruh lapisan warga negara.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer