Chapnews.id – Warga Desa Tenggerejo, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mendadak digegerkan oleh sebuah penemuan yang sangat tidak terduga. Sebuah kerangka manusia ditemukan tergeletak di tengah kawasan hutan yang sebelumnya sempat dilalap api akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penemuan ini sontak memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat mengenai identitas pemilik tulang belulang tersebut.
Peristiwa mencekam ini bermula ketika seorang warga sedang melakukan aktivitas rutinnya di kawasan Hutan Petak 23 A pada Sabtu (26/9) pagi. Niat hati ingin mencari pakan ternak kambing, warga tersebut justru dikejutkan dengan pemandangan mengerikan berupa sisa-sisa tulang manusia di lokasi kejadian. Penemuan tak sengaja ini langsung dilaporkan kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti.

Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, identitas pemilik kerangka tersebut masih menjadi misteri. "Dari hasil pemeriksaan awal, kerangka tersebut belum diketahui identitasnya. Dan di sekitar lokasi juga ditemukan kondisi lahan bekas terbakar seluas kurang lebih satu hektare," ujar Hamzaid dalam keterangannya pada Senin (28/9).
Menanggapi laporan warga, pihak kepolisian bergerak cepat dengan mengerahkan Tim Identifikasi Satreskrim Polres Lamongan. Petugas tidak datang sendirian, mereka juga didampingi oleh tenaga medis dari Puskesmas Kedungpring untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tim gabungan tersebut melakukan penyisiran menyeluruh di area sekitar kerangka guna mencari petunjuk tambahan yang mungkin tertinggal.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menemui jalan buntu terkait identitas korban. Belum ada informasi pasti mengenai siapa sosok di balik kerangka tersebut, apa penyebab kematiannya, maupun kapan tepatnya peristiwa kematian itu terjadi. Selain itu, polisi juga tengah mendalami apakah keberadaan kerangka ini memiliki keterkaitan langsung dengan insiden kebakaran lahan seluas satu hektare yang melanda kawasan tersebut.
Setelah proses pemeriksaan awal di lokasi selesai dilakukan, kerangka yang belum teridentifikasi tersebut akhirnya dimakamkan di kawasan hutan Desa Tenggerejo. Proses penguburan ini dilakukan secara resmi dengan menyertakan berita acara sebagai dokumen administrasi yang sah, guna keperluan penyidikan lebih lanjut jika ditemukan bukti baru di kemudian hari.
"Penemuan kerangka selanjutnya diserahkan ke perangkat Desa Tenggerejo kemudian dilakukan pemakaman bersama dengan Puskesmas Kedungpring, sambil menunggu hasil identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian," tambah Hamzaid.
Saat ini, Polsek Kedungpring bersama Tim Identifikasi Polres Lamongan terus melakukan koordinasi intensif. Fokus utama mereka adalah mengungkap identitas pasti korban guna memecahkan misteri di balik penemuan kerangka di lahan bekas kebakaran tersebut, agar tidak ada lagi spekulasi liar yang berkembang di tengah masyarakat.


