Ads - After Header

Ngeri! Mobil Brimob Terserempet KA Bandara di Bantul

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Sebuah insiden menegangkan terjadi di perlintasan kereta api sebidang tanpa palang pintu di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Kamis (23/7) pagi. Sebuah kendaraan dinas milik Korps Brimob Sentolo, Kulon Progo, terserempet Kereta Api (KA) Bandara. Beruntung, dua personel kepolisian yang berada di dalam mobil tersebut berhasil selamat tanpa mengalami luka serius.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 08.15 WIB di Dusun Tapen RT 15, Argosari, Sedayu. Kendaraan Isuzu Brimob dengan nomor polisi 17416-XX IV yang dikemudikan oleh Bripka Yudi Saputro (39) bersama penumpangnya, Bripda Tommy Priambada (31), saat itu tengah melaju dari arah selatan.

Ngeri! Mobil Brimob Terserempet KA Bandara di Bantul
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menurut keterangan Iptu Rita, setibanya di lokasi kejadian, pengemudi mobil dinas tersebut diduga luput dari perhatian terhadap situasi rel. Ia tidak menyadari adanya KA Bandara yang melintas dari arah utara. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, kereta api tersebut tak terhindarkan menyerempet bagian kap depan mobil Brimob.

"Karena jarak yang sudah dekat, kereta api menyerempet bagian kap depan mobil tersebut," terang Iptu Rita Hidayanto saat memberikan keterangan kepada chapnews.id pada Kamis (23/7).

Meskipun bagian kap depan kendaraan mengalami kerusakan signifikan akibat benturan, syukurlah kedua personel kepolisian yang berada di dalamnya berhasil selamat tanpa mengalami luka sedikit pun. "Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," imbuh Rita.

Lebih lanjut, Rita membeberkan bahwa perlintasan kereta api di Dusun Tapen tersebut memang belum dilengkapi sistem pengamanan optimal, seperti palang pintu otomatis dan petugas jaga. Bangunan pos perlintasan memang sudah berdiri di lokasi, namun fasilitas pengamanan dijadwalkan baru akan beroperasi secara resmi pada bulan depan.

"Oleh karena itu, diduga kecelakaan terjadi karena sistem palang pintu otomatis di perlintasan belum beroperasi sehingga pengamanan perlintasan belum berfungsi secara optimal," paparnya.

Selain faktor belum beroperasinya palang pintu otomatis, pihak kepolisian juga menyoroti faktor human error, yakni kurangnya kewaspadaan pengemudi saat hendak melintasi rel sebagai penyebab utama insiden ini. Kendaraan yang mengalami kerusakan ringan pada kap depan kini telah dievakuasi dari lokasi kejadian dan dibawa ke bengkel terdekat untuk perbaikan.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer