Chapnews – Nasional – Sebanyak kurang lebih 500 penumpang Kereta Api Ciremai, yang melayani rute vital Semarang Tawang menuju Bandung, mengalami momen menegangkan pada Rabu (1/4). Mereka berhasil dievakuasi setelah rangkaian kereta yang mereka tumpangi terjebak material longsor. Insiden ini terjadi di petak Jalan Maswati-Sasaksaat, tepatnya di KM 142+8/9, wilayah Kampung Cihanjuang RT 03/20, Desa Mandalasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Kapolsek Cikalongwetan, AKP Deden Indrajaya, memastikan bahwa seluruh penumpang berhasil diselamatkan. "Lebih kurang 500 orang penumpang. Kondisinya selamat, tidak ada yang terluka," tegas Deden saat dikonfirmasi oleh chapnews.id.

Saat ini, tim gabungan dari kepolisian setempat dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) masih berjibaku di lokasi kejadian. Fokus utama adalah evakuasi lokomotif kereta api yang terperangkap serta pembersihan material longsor yang menutupi jalur rel. "Proses evakuasi lokomotif sedang berlangsung menggunakan alat berat jenis crane untuk mempercepat penanganan," jelas Deden, menggambarkan upaya keras yang dilakukan.
Untuk memastikan kelanjutan perjalanan penumpang tanpa hambatan berarti, PT KAI segera mengambil langkah cepat. Seluruh penumpang dialihkan menuju Stasiun Rende. Dari sana, mereka melanjutkan perjalanan menuju tujuan akhir Bandung menggunakan armada bus yang telah disiapkan. "Penanganan penumpang sudah dilakukan dengan mengalihkan mereka ke Stasiun Rende, lalu melanjutkan perjalanan ke Bandung menggunakan bus," pungkas Deden, memastikan kelancaran proses.


