Chapnews – Ekonomi – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan komitmen serius dalam mewujudkan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) di Indonesia. Sebuah satuan tugas (Satgas) khusus telah dibentuk untuk mempercepat realisasi bursa ini, melibatkan sinergi antara OJK, Bank Indonesia (BI), Badan Industri Mineral (BIM), dan Danantara. Langkah ini digadang-gadang sebagai upaya strategis untuk meningkatkan tata kelola dan transparansi di sektor mineral Tanah Air.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI baru-baru ini, menegaskan bahwa Satgas ini memiliki mandat spesifik untuk merancang kerangka regulasi penyelenggaraan bursa mineral. "Pembentukan Satgas percepatan Bursa Mineral Indonesia merupakan wujud nyata komitmen kami untuk merealisasikan BMKS," ujar Friderica, seperti dikutip dari chapnews.id.

Lebih lanjut, Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis OJK, Sarjito, mengungkapkan bahwa Satgas tersebut telah memecah diri menjadi empat kelompok kerja (pokja). Salah satu pokja vital adalah Pokja 2, yang berfokus pada aspek organisasi dan finansial. "Pokja 2 secara khusus menangani pembentukan entitas usaha, tata kelola, struktur organisasi, kebutuhan sumber daya manusia, model bisnis, hingga skema pendanaan, termasuk perhitungan belanja modal (capex) dan belanja operasional (opex)," jelas Sarjito.
Sarjito menekankan pentingnya pembentukan entitas ini sebagai fondasi kelembagaan BMKS sebelum bursa tersebut resmi beroperasi. Kajian mendalam dilakukan untuk menentukan bentuk hukum, struktur tata kelola yang efektif, serta kebutuhan personel yang kompeten untuk menjalankan operasional bursa.
Dari perspektif bisnis, Pokja juga menggodok model bisnis yang berkelanjutan, estimasi anggaran untuk investasi awal (capex), biaya operasional harian (opex), serta merumuskan skema pendanaan yang solid. Seluruh persiapan ini merupakan hasil kolaborasi lintas lembaga yang intensif, melibatkan BIM, OJK, BI, dan Danantara, demi menciptakan ekosistem bursa mineral yang kuat dan berdaya saing global.


