Chapnews – Nasional – Kapolda Aceh Irjen Polisi Marzuki Ali Basyah bersama Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi menganugerahkan penghargaan kepada sejumlah Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dan personel Polda Aceh. Apresiasi ini diberikan atas dedikasi luar biasa mereka dalam penanganan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang, termasuk aksi heroik penyelamatan seorang anak dari bahaya hanyut di sungai.
Penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan terhadap partisipasi aktif para Taruna Akpol peserta Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) dan personel kepolisian daerah dalam misi kemanusiaan di wilayah yang terdampak bencana. Irjen Marzuki Ali Basyah menegaskan bahwa kehadiran mereka di Kabupaten Aceh Tamiang adalah manifestasi nyata dari pengabdian Polri.

"Kehadiran Anda semua sangat dibutuhkan sebagai wujud nyata dari pengabdian Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat," ujar Marzuki di Aceh, Sabtu (7/2). Ia menekankan pentingnya seluruh personel Polri untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik, tidak hanya di lokasi bencana, namun juga mempertahankan nilai-nilai Tribrata Polri di manapun mereka bertugas.
Kapolda Aceh juga mengibaratkan peran personel Polri seperti lilin. "Walaupun dia hancur lebur, dia bisa menerangi orang sekitar. Kehadiran Anda di tengah musibah akan memberi manfaat besar bagi masyarakat, Anda adalah bagian dari lilin tersebut," tuturnya, memberikan semangat dan motivasi.
Secara spesifik, Marzuki mengapresiasi kesigapan para Taruna Akpol yang berhasil menyelamatkan seorang warga yang hampir hanyut di Sungai Aceh Tamiang. Berkat penanganan cepat dari tim medis, nyawa korban berhasil tertolong. "Alhamdulillah sekarang selamat semuanya, terus berbuat baik. Karena berbuat baik itu bukan karena citra, tapi sudah tumbuh dari hati sanubari karena Anda tertempa, terdidik selama 4 tahun," tegasnya.
AKBP Evon Fitrianto, Danyon Taruna TK 3 Akpol yang turut menerima penghargaan, menyatakan harapannya agar kontribusi para Taruna dapat meringankan beban masyarakat terdampak dan menjadi bekal berharga. "Untuk para taruna, semoga apa yang sudah dikerjakan ini dapat dijadikan pengalaman dan pembelajaran untuk bekal nanti ketika sudah dinas di lapangan," kata Evon kepada chapnews.id.
Selain aksi penyelamatan, penghargaan juga diberikan kepada Taruna Akpol yang berpartisipasi aktif dalam Program Astacita, khususnya kegiatan ketahanan pangan.
Beberapa personel dan Taruna yang menerima penghargaan antara lain AKBP Evon Fitrianto, AKP M Amir, dan Iptu Andryan Yoga. Taruna Akpol yang dianugerahi penghargaan atas keberanian menyelamatkan warga hanyut di Sungai Aceh Tamiang adalah Brigadir Kepala Taruna (BKT) Muhammad Fahir, BKT Jason Moreno Nanggala Hutagalung, BKT Davindra Nur Oktafansyah, BKT Tribrata Putra Sambo, BKT Muhammad Raihan Aprilianto, BKT Dino Surya Wijaya, dan BKT Boni Arga Sihombing.
Sementara itu, Taruna Akpol yang menerima penghargaan atas kontribusi mereka dalam Program Astacita kegiatan ketahanan pangan meliputi BKT Raffi Putra Pratama, BKT Sulthan Alrizqy, BKT Mevlana Faza Juhdan, BKT Sofyan Ramadhan, BKT Rahmad, BKT Bryli Victorio Setyawan, BKT Enricko Herlambang Prawiroharjo, BKT Fransisco Imanuel Renwarin, BKT Septian Jagad Nugroho, BKT Naufal Bintang Sanika, BKT Daffa Achmad, BKT Haekal Gabriel Al Fayed, dan BKT Devan Efraim Hutabarat. Dedikasi mereka menjadi contoh nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.



