Ads - After Header

Peluru Berhamburan! Buron Narkoba Tewas, 3 Polisi Terluka!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Sebuah insiden baku tembak dramatis mengguncang Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara, pada Selasa dini hari (25/8), sekitar pukul 02.45 WIB. Peristiwa berdarah ini menewaskan seorang buron kasus narkoba dan kepemilikan senjata api bernama Popi Handika Purba (30), serta melukai tiga anggota kepolisian yang tengah bertugas dalam operasi penangkapan.

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Ivan Roland Cristofel, menjelaskan bahwa operasi ini bermula dari informasi intelijen mengenai keberadaan Popi, yang memang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) Satresnarkoba Polres Lampung Utara. Selain itu, Popi juga diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan peredaran senjata api ilegal di wilayah tersebut.

Peluru Berhamburan! Buron Narkoba Tewas, 3 Polisi Terluka!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Tim gabungan kepolisian kemudian bergerak cepat untuk melakukan penyisiran dan pengamanan. Popi ditemukan berada di teras rumah Fathul Huda, ditemani dua orang lainnya, termasuk Adit, kakak kandungnya.

Saat petugas mendekat dari berbagai arah untuk melakukan penangkapan, Popi terlihat berdiri dan mengambil senjata api yang terselip di bagian perutnya. Polisi sempat berulang kali memberikan peringatan agar Popi menyerahkan diri. Bahkan, Adit, sang kakak, diminta membantu membujuk adiknya agar tidak melakukan perlawanan.

Namun, peringatan tersebut diabaikan. Popi justru mundur sambil mengarahkan senjatanya ke arah petugas, kemudian melepaskan tiga tembakan. Situasi memanas, memaksa polisi melakukan tindakan tegas untuk menghentikan ancaman tersebut, berujung pada baku tembak yang tak terhindarkan.

Popi akhirnya tersungkur di teras rumah setelah terkena tembakan. Ia segera dilarikan ke Rumah Sakit Maria Regina Kotabumi, namun dinyatakan meninggal dunia setibanya di sana. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya luka tembak pada bagian dada kiri atas serta paha atas dekat selangkangan. Pihak keluarga menolak pemeriksaan lanjutan dan autopsi, kemudian segera membawa jenazah untuk dimakamkan.

Insiden baku tembak ini juga menyebabkan tiga anggota polisi mengalami luka-luka. Aipda Adizar mengalami luka tembak pada betis kaki kanan, dengan proyektil masih bersarang di dalamnya. Aipda Adi Agus Candra menderita luka gores di pelipis kiri serta memar di bagian atas telinga kiri. Sementara itu, Brigpol Aryadi mengalami luka tembak serius pada bagian perut, dengan proyektil juga masih bersarang, dan harus dirujuk ke RS Urip Sumoharjo, Bandar Lampung, untuk penanganan medis lebih lanjut.

Dari lokasi kejadian, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting. Di antaranya adalah satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver yang diduga kuat milik Popi, dua butir peluru aktif kaliber 9 milimeter, dan tiga selongsong peluru kaliber yang sama.

AKP Ivan Roland Cristofel menegaskan bahwa penyidikan masih terus berlanjut untuk mengungkap secara menyeluruh keterlibatan Popi serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan narkoba dan peredaran senjata api ilegal tersebut. Pihak chapnews.id akan terus memantau perkembangan kasus ini.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer