Chapnews – Nasional – Guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 telah mengguncang wilayah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), pada Sabtu (15/8) pukul 17.54 WIB. Peristiwa ini sontak membuat panik warga, terutama di Medan dan Kabupaten Pakpak Bharat, di mana getaran terasa sangat kuat selama 30 detik.
Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara mengonfirmasi bahwa dampak guncangan juga dirasakan kuat di Kabupaten Tapanuli Tengah, meski dengan durasi yang lebih singkat, yakni sekitar 10 detik. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa pusat gempa berada di darat dengan kedalaman 163 kilometer, sehingga dipastikan tidak memiliki potensi tsunami.

Menyikapi kejadian ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama BPBD setempat, Basarnas, TNI, Polri, serta berbagai unsur terkait lainnya, segera bergerak cepat untuk memantau perkembangan situasi di seluruh wilayah terdampak. Tim gabungan telah diterjunkan ke lapangan guna melakukan asesmen komprehensif terhadap potensi kerusakan dan kemungkinan adanya korban jiwa yang ditimbulkan akibat peristiwa alam ini.
Dalam kesempatan ini, BNPB turut mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Warga diinstruksikan untuk segera melakukan evakuasi mandiri menuju lokasi yang lebih aman sesuai arahan petugas di lapangan, serta menjauhi bangunan atau objek yang rawan roboh seperti tiang listrik dan papan reklame. Penting juga bagi masyarakat untuk selalu memantau pembaruan informasi yang berasal dari sumber-sumber resmi dan terpercaya, seperti BNPB, BPBD, dan BMKG, guna menghindari penyebaran berita hoaks.


