Ads - After Header

Pilu NTT: Gempa M 7,7 Renggut 40 Nyawa, SAR Berpacu!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Operasi pencarian dan pertolongan pascagempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nagekeo, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pukul 05.58 WITA terus diintensifkan. Pusat gempa yang berlokasi sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, ibu kota Nagekeo, telah memicu respons cepat dari tim SAR gabungan.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, melaporkan bahwa hingga Sabtu sore pukul 18.30 WITA, tim gabungan di berbagai titik telah berhasil mengevakuasi 90 korban. Dari jumlah tersebut, 40 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 50 lainnya mengalami luka-luka. Mirisnya, satu korban masih dilaporkan tertimbun reruntuhan bangunan dan menjadi prioritas utama pencarian.

Pilu NTT: Gempa M 7,7 Renggut 40 Nyawa, SAR Berpacu!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Kantor SAR Maumere telah mengerahkan seluruh kekuatan personel dan sarana yang kami miliki ke wilayah pusat gempa di Nagekeo. Kami juga mengoptimalkan operasi SAR dengan mengerahkan KN SAR Puntadewa," ujar Fathur dalam keterangan resminya. Ia menambahkan, sebanyak 281 personel gabungan, terdiri dari unsur TNI, KSOP, Polri, BPBD, PMI, pemerintah daerah, serta berbagai elemen potensi SAR lainnya, telah disebar ke lokasi terdampak untuk mempercepat proses pencarian, pertolongan, dan evakuasi.

Sementara itu, data yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam konferensi pers daring pada Sabtu pukul 15.00 WIB menunjukkan sedikit perbedaan. BNPB mencatat 38 korban meninggal dunia, dua orang luka berat, dan 11 orang luka ringan. Selain itu, sebanyak 2.000 warga dilaporkan telah mengungsi secara mandiri. Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur disebut sebagai wilayah yang paling signifikan terdampak bencana ini.

Dukungan dari institusi pertahanan juga masif. Mengutip siaran pers dari Puspen TNI, sebanyak 1.892 personel TNI dari Kodam IX/Udayana dan Kodaeral VII Kupang telah dikerahkan hingga Sabtu malam ini. Mereka membawa serta 75 unit kendaraan, 7 tenda lapangan, dan 40 velbed untuk mendukung penanganan bencana. Tak hanya itu, TNI AL juga menyiapkan satu unit helikopter Bell 412 dari Lanudal Juanda guna mendukung mobilitas personel dan distribusi bantuan di wilayah Flores.

Operasi SAR hingga kini masih berlangsung, dengan fokus utama pada pencarian korban yang masih tertimbun serta evakuasi warga ke lokasi aman. Pendataan korban dan kerusakan infrastruktur juga terus berjalan dan dikoordinasikan secara intensif bersama BPBD setempat.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer