strong>Chapnews.id – ** Perubahan besar terjadi di jajaran pendukung kebijakan pemerintah setelah Presiden Prabowo Subianto resmi melantik jajaran anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang baru. Salah satu sorotan utama dalam pelantikan yang berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat (2/10) ini adalah pergeseran posisi Muhammad Qodari.
Pria yang sebelumnya mengemban amanah sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) tersebut kini resmi memasuki babak baru dalam karier politiknya. Qodari tidak hanya dilantik sebagai anggota Wantimpres, tetapi juga dipercaya untuk mengemban tanggung jawab strategis sebagai Sekretaris Dewan. Penunjukan ini menandai transisi kepemimpinan di tubuh Bakom, di mana posisi kepala kini akan diteruskan oleh Syahganda Nainggolan.

Prosesi pelantikan ini berlangsung khidmat dengan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam upacara tersebut, Presiden memimpin pembacaan sumpah jabatan bagi seluruh anggota Wantimpres yang baru. Presiden meminta setiap anggota untuk mengikuti prosesi pengambilan sumpah sesuai dengan keyakinan dan agama masing-masing, sebagai bentuk komitmen moral terhadap negara.
Langkah pengangkatan ini didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 107/P/2026. Melalui regulasi tersebut, pemerintah secara resmi menetapkan komposisi baru Wantimpres yang terdiri dari berbagai tokoh lintas sektor, mulai dari akademisi, pengusaha, tokoh agama, hingga mantan pejabat tinggi negara.
Formasi Wantimpres kali ini terlihat sangat beragam. Pratikno dipercaya untuk memimpin sebagai Ketua, didampingi oleh Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua. Selain Qodari, nama-nama besar seperti Shinta Nuriyah Wahid, Muhammad Quraish Shihab, hingga pengusaha Chairul Tanjung turut masuk dalam jajaran penasihat presiden. Menariknya, kehadiran tokoh seperti Rocky Gerung dan mantan Kapolri Agum Gumelar juga memberikan warna tersendiri dalam komposisi tim penasihat ini.
Pembentukan Wantimpres yang baru ini menjadi momentum penting karena lembaga ini sempat mengalami kekosongan selama hampir dua tahun setelah berakhirnya masa jabatan Presiden ke-7 Joko Widodo. Pada periode sebelumnya, Wantimpres dipimpin oleh Wiranto dengan anggota seperti Dato Sri Tahir dan beberapa tokoh lainnya.
Kehadiran Wantimpres yang baru diharapkan mampu memberikan masukan yang komprehensif bagi Presiden Prabowo dalam mengambil keputusan-keputusan strategis nasional. Dengan komposisi yang mencakup berbagai elemen masyarakat, pemerintah berupaya memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil telah mempertimbangkan berbagai sudut pandang, baik dari sisi stabilitas politik, ekonomi, maupun sosial keagamaan.
Berikut adalah daftar lengkap anggota Wantimpres yang baru dilantik:
- Pratikno (Ketua)
- Hatta Rajasa (Waket)
- Muhammad Qodari (Sekretaris)
- Shinta Nuriyah Wahid
- Muhammad Quraish Shihab
- Jenderal TNI Purn Agum Gumelar
- Chairul Tanjung
- Said Aqil Siradj
- Anwar Iskandar
- Yahya Cholil Staquf
- Yusuf Wanandi
- Budi Gunawan
- Bambang Soesatyo
- Salim Segaf Aljufri
- Soekarwo
- Dato Sri Tahir
- Rocky Gerung
- Ida Bagus Purwalaksana
- Philip Kuncoro Wijaya
- Budi Tanuwibowo
- Anwar Usman
- Muhammad Hatta
- Jusuf Hamka
- Margarito Kamis
- Zaki Manuputty
- Ignasius Jonan


