Ads - After Header

PJJ Banten Diperpanjang! ISPA Meledak Akibat Krakatau!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Pemerintah Provinsi Banten mengambil langkah tegas dengan memperpanjang masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) hingga Jumat, 11 September. Keputusan ini diambil menyusul lonjakan signifikan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang diyakini dipicu oleh paparan abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

Gubernur Banten, Andra Soni, mengungkapkan kekhawatirannya atas data terbaru. Jika dalam kondisi normal jumlah kasus ISPA berkisar di angka 2.000, kini angka tersebut melonjak drastis hingga mencapai sekitar 4.500 kasus berdasarkan laporan di lapangan. "Perpanjangan PJJ ini krusial untuk menjaga kesehatan para siswa di tengah kondisi seperti ini," tegas Andra, menekankan pentingnya langkah preventif.

PJJ Banten Diperpanjang! ISPA Meledak Akibat Krakatau!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pemerintah Provinsi Banten juga menyatakan komitmennya untuk terus memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau yang telah berstatus Siaga (Level III) sejak 2 Juli. "Kami terus melakukan pemantauan. Sampai saat ini gunung masih mengeluarkan abu hitam yang pergerakannya bergeser ke arah samudra. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada," ujar Gubernur Andra.

Berdasarkan peninjauan dari pos pengamatan, erupsi Gunung Anak Krakatau memang menunjukkan penurunan intensitas. Namun, rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) tetap berlaku ketat: masyarakat dilarang mendekati lokasi dalam radius 3 kilometer dan diwajibkan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau Pasauran, M. Nugraha Kartadinata, mengonfirmasi bahwa erupsi bertipe strombolian masih terjadi, dengan potensi lontaran material hingga jangkauan lebih dari dua kilometer. "Selain abu vulkanik, erupsi ini juga melontarkan batuan. Karena itu, kami merekomendasikan agar tidak ada aktivitas warga dalam radius 3 kilometer. Kepada wisatawan atau siapa pun, saya imbau untuk tetap menjauh dari radius bahaya," tegas Nugraha, mengingatkan akan bahaya yang mungkin timbul.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer