Chapnews – Nasional – Seorang perwira Polisi Militer TNI Angkatan Laut (Pomal) dari Lantamal V Surabaya, Letda Laut (PM) Abu Yamin, menjadi korban pengeroyokan brutal di Terminal Arjosari, Malang. Kejadian nahas ini terjadi Kamis (26/6) lalu, saat korban menunggu keluarganya usai dinas di Surabaya. Tiga pelaku kini telah berhasil diringkus pihak kepolisian.
Menurut penuturan menantu korban, Muhammad Fadholi (33), ayah mertuanya terlibat dalam pertengkaran antara kondektur bus dan juru panggil penumpang (jupang) terkait tarif tiket. Letda Abu Yamin yang mencoba melerai justru menjadi sasaran amuk massa. Sekitar 15 orang mengeroyok korban dengan tangan kosong dan benda tumpul, menargetkan wajah dan tubuhnya hingga mengalami luka parah. Upaya pertolongan dari orang lain juga dihalangi paksa oleh para pelaku.

Fadholi menegaskan bahwa korban dan keluarganya tidak mengenal para pelaku. Akibat pengeroyokan tersebut, Letda Abu Yamin harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka serius di wajah.
Polresta Malang Kota telah mengamankan tiga tersangka, AM, MN, dan DS. Kasus ini kini ditangani oleh pihak kepolisian, dengan para tersangka ditahan di Mapolda Jatim untuk alasan keamanan. Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, menyatakan bahwa kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi dan terus mengusut tuntas kasus ini, termasuk mencari pelaku lainnya. Yudi menambahkan bahwa insiden bermula dari cekcok mulut dan kondisi korban saat ini berangsur membaik. Penyelidikan intensif masih berlanjut untuk memastikan semua pelaku tertangkap dan diproses hukum.



