Chapnews – Nasional – Presiden Prabowo Subianto melontarkan pujian setinggi langit kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menyoroti kontribusi besar Korps Bhayangkara dalam pembangunan infrastruktur vital di berbagai daerah. Pujian ini disampaikan dalam acara peresmian 3.395 jembatan TNI/Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI Angkatan Darat yang tersebar di seluruh Indonesia, pada Kamis (13/8).
Dalam sambutannya yang penuh apresiasi, Prabowo menegaskan bahwa pencapaian Jenderal Listyo Sigit hingga menduduki posisi tertinggi di Kepolisian Republik Indonesia adalah buah dari "prestasi, pengabdian, dan kemampuannya." Ia secara terbuka menyatakan rasa bangga dan terima kasihnya, baik sebagai kepala negara maupun secara pribadi, atas dedikasi Polri dalam membantu tugas pemerintah dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menteri Pertahanan itu juga secara khusus mengapresiasi kerja keras anggota kepolisian yang menjangkau hingga ke pelosok negeri dan desa-desa terpencil. "Saudara telah menangkap apa arti menjadi pemimpin," ujar Prabowo, menyoroti dedikasi para prajurit yang bekerja siang dan malam dalam berbagai kondisi yang tidak mudah, demi kebahagiaan rakyat, terutama di wilayah yang paling membutuhkan.
Prabowo menekankan pentingnya kehadiran negara yang merata dan tidak hanya terpusat di pusat-pusat kehidupan dan ekonomi. Menurutnya, kualitas hidup yang baik harus dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah terjauh. "Rakyat yang paling jauh dari pusat-pusat kehidupan yang besar harus menikmati kualitas hidup yang baik," tegasnya, menggarisbawahi komitmen pemerintah terhadap pemerataan pembangunan.
Menanggapi pujian tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan capaian Polri dalam program "Jembatan Merah Putih Presisi". Ia menjelaskan bahwa Polri telah berhasil membangun dan merevitalisasi 895 jembatan secara swadaya yang tersebar di 30 Kepolisian Daerah. Dari jumlah tersebut, 874 jembatan telah rampung sepenuhnya, sementara 17 jembatan masih dalam tahap pembangunan, dan 4 jembatan dalam tahap perencanaan.
Jembatan-jembatan yang telah selesai dibangun memiliki total panjang mencapai 19,2 kilometer, berhasil menghubungkan 1.314 desa, dan memberikan dampak positif bagi sekitar 2 juta jiwa. Manfaatnya dirasakan oleh berbagai kalangan, mulai dari anak sekolah, petani, pedagang, pekerja, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum yang kini memiliki akses lebih baik.
Sigit menambahkan, inisiatif "Jembatan Merah Putih Presisi" merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus mendukung konektivitas dan pemerataan pembangunan, khususnya di daerah pedesaan. Ia berharap, pembangunan jembatan-jembatan ini akan menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang signifikan, seperti kelancaran distribusi hasil pertanian dan perdagangan, akses pendidikan yang lebih mudah bagi para pelajar, serta pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru di pedesaan.


