Chapnews – Nasional – Sekretaris Kabinet, Pramono, baru-baru ini membuat pernyataan penting yang membawa angin segar bagi masa depan Jakarta Islamic Centre (JIC). Setelah empat tahun lamanya proyek revitalisasi masjid ikonik tersebut terbengkalai tanpa kejelasan, Pramono kini secara tegas berjanji akan menggerakkan kembali upaya pembangunan dan perbaikan. Komitmen ini diharapkan dapat mengakhiri penantian panjang masyarakat yang mendambakan kembalinya fungsi penuh JIC sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial.
Masjid JIC, yang seharusnya menjadi kebanggaan ibu kota dan simbol peradaban Islam modern, telah lama menjadi sorotan publik akibat kondisi proyek revitalisasinya yang terhenti. Berbagai faktor, mulai dari kendala anggaran, masalah teknis, hingga koordinasi antarpihak, disebut-sebut menjadi penyebab mandeknya pembangunan. Akibatnya, sebagian fasilitas tidak dapat digunakan secara optimal, mengurangi kapasitasnya sebagai pusat syiar Islam di Jakarta.

Dalam pernyataannya yang terekam dalam sebuah momen yang diabadikan dan beredar luas, Pramono menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak lagi membiarkan JIC dalam kondisi tersebut. "Kami tidak akan membiarkan Masjid JIC terus mangkrak. Ini adalah aset penting bangsa yang harus segera dikembalikan fungsinya demi kemaslahatan umat dan masyarakat luas," ujar Pramono, sebagaimana dikutip oleh chapnews.id. Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pemerintah serius dalam menyelesaikan proyek yang telah lama tertunda.
Revitalisasi JIC bukan hanya sekadar perbaikan fisik bangunan, melainkan juga upaya strategis untuk mengembalikan marwah dan perannya sebagai pusat kajian Islam, pendidikan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang inklusif. Diharapkan, dengan campur tangan langsung dari Pramono dan dukungan penuh dari jajaran pemerintah, proyek ini dapat segera dilanjutkan dan diselesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Masyarakat Jakarta, khususnya umat Muslim, menyambut baik janji ini dengan penuh optimisme dan harapan besar. Mereka berharap agar janji tersebut segera terealisasi menjadi tindakan nyata, sehingga JIC dapat kembali berfungsi maksimal dan memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan peradaban Islam serta kerukunan antarumat beragama di Indonesia.


