Chapnews – Ekonomi – Masalah sampah di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Tumpukan sampah yang terus meningkat setiap hari bukan hanya mencemari lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah sosial dan ekonomi. Namun, sebuah terobosan baru hadir untuk mengatasi permasalahan ini. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, berkolaborasi dengan perusahaan rintisan asal Jepang, Biotechworks-H2, menawarkan solusi inovatif: mengubah sampah menjadi sumber energi berkelanjutan.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Nofel Saleh Hilabi, mengungkapkan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata dalam menjawab tantangan peningkatan volume sampah dan kebutuhan energi nasional yang terus meningkat. Bukan hanya sekadar penandatanganan nota kesepahaman (MoU), kolaborasi ini diklaim sebagai solusi konkret untuk mengatasi krisis sampah di Indonesia.

Teknologi canggih berbasis IoT dan AI yang diterapkan Biotechworks-H2 akan mengubah sampah menjadi hidrogen berkualitas tinggi. Hidrogen ini, sebagai sumber energi bersih, berpotensi untuk memenuhi kebutuhan listrik ribuan rumah tangga. "Dengan teknologi ini, sampah yang selama ini menjadi beban lingkungan akan disulap menjadi energi bersih," tegas Nofel dalam keterangannya, Senin (22/9/2025).
Langkah ini sejalan dengan komitmen Kadin Indonesia di bawah kepemimpinan Anindya Novyan Bakrie untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ekonomi hijau dan transisi energi berkelanjutan. Nofel menekankan pentingnya solusi cepat dan efektif atas permasalahan sampah. "Indonesia tak bisa berlama-lama menunggu. Kerja sama ini menghadirkan solusi konkret yang bisa menjadi model pengelolaan sampah sekaligus sumber energi masa depan Indonesia," pungkasnya.



