Chapnews – Ekonomi – Munculnya isu praktik prostitusi di Ibu Kota Nusantara (IKN) langsung dibantah keras oleh Otorita IKN. Staf Khusus Kepala Otorita IKN dan Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, memastikan tak ada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut. Ia menegaskan, IKN berkomitmen menjadi kota ramah anak, perempuan, dan keluarga, sehingga praktik prostitusi dalam bentuk apapun tak akan ditolerir.
"Tidak ada ASN yang terlibat. Kasus ini sudah masuk ranah hukum dan ditangani aparat kepolisian setempat serta Pemda," tegas Troy dalam keterangannya kepada iNews Media Group, Senin (7/7/2025).

Otorita IKN, berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Pemerintah Daerah Kalimantan Timur, bergerak cepat melakukan mitigasi, pencegahan, dan penindakan terhadap segala bentuk prostitusi di IKN. Pengawasan ketat juga diterapkan pada aktivitas daring dan media sosial untuk mencegah penyebaran informasi yang mendukung praktik tersebut.
"IKN menolak tegas segala bentuk prostitusi, baik secara langsung maupun online. Kami mengecam keras jika ditemukan pelanggaran," lanjut Troy. Ia menekankan komitmen Otorita IKN untuk menciptakan IKN sebagai kota yang bersih, nyaman, layak huni, dan ramah bagi seluruh warga, khususnya anak-anak, perempuan, dan keluarga. Pihaknya pun meminta seluruh pihak untuk menghentikan praktik prostitusi dan menjaga citra IKN.



