Deprecated: Fungsi WP_Dependencies->add_data() ditulis dengan argumen yang usang sejak versi 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/beritarakyat/public_html/chapnews.id/wp-includes/functions.php on line 6131
Rekor! Produksi Beras RI Tertinggi se-ASEAN, Harga Dunia Anjlok! - ChapNews

Ads - After Header

Rekor! Produksi Beras RI Tertinggi se-ASEAN, Harga Dunia Anjlok!

Ahmad Dewatara

Rekor! Produksi Beras RI Tertinggi se-ASEAN, Harga Dunia Anjlok!

Chapnews – Ekonomi – Harga beras dunia ambrol tajam ke titik terendah dalam beberapa tahun terakhir. Limpahnya pasokan dari India, Indonesia, dan negara-negara Asia lainnya menjadi penyebab utama. Kondisi ini membuat eksportir besar seperti Thailand, Vietnam, dan Kamboja yang mengandalkan pasar tradisional, termasuk Indonesia, terguncang. Ironisnya, di tengah gejolak global ini, Indonesia justru menorehkan prestasi membanggakan.

Indonesia mencetak rekor produksi beras tertinggi se-ASEAN! Data Rice Outlook edisi April 2025 dari USDA menunjukkan produksi beras Indonesia pada musim 2024/2025 mencapai 34,6 juta ton beras giling. Capaian ini menempatkan Indonesia sebagai produsen beras terbesar di kawasan, mengungguli Vietnam dan Thailand. Indonesia pun berhasil lepas dari ketergantungan impor beras konsumsi.

Rekor! Produksi Beras RI Tertinggi se-ASEAN, Harga Dunia Anjlok!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

FAO mencatat produksi beras global 2024/2025 mencapai rekor tertinggi, yakni 543,6 juta metrik ton. Ditambah stok sebelumnya, total pasokan global melampaui 743 juta ton, jauh di atas kebutuhan konsumsi dunia yang hanya 539,4 juta ton. India sendiri memegang stok beras dan gabah pemerintah sebanyak 63,09 juta ton per 1 April 2025, lima kali lipat dari target 13,6 juta ton. Prediksi menunjukkan India akan meningkatkan ekspor hingga 25 persen, mencapai 22,5 juta ton pada 2025. Dominasi India di pasar global pun tak terbantahkan, menguasai lebih dari 40 persen pangsa ekspor global.

Anjloknya harga beras global bermula sejak India mencabut larangan ekspor gandum pada 2022. Langkah ini disusul peningkatan tajam produksi dan ekspor beras, menekan harga beras ekspor India ke titik terendah dalam 22 bulan. Imbasnya, Thailand dan Vietnam merasakan dampaknya. Harga beras di Thailand jatuh ke level terendah dalam tiga tahun, sementara Vietnam mengalami harga terendah dalam hampir lima tahun. Situasi ini membuat negara-negara eksportir tersebut berada dalam tekanan berat.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer