Ads - After Header

Tangerang Siaga! Jurus Jitu DLH Amankan TPA Rawa Kucing

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang mengambil langkah antisipatif proaktif guna mencegah potensi kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing. Upaya ini dilakukan secara intensif, terutama mengingat kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi memicu insiden. Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga keamanan TPA.

Salah satu strategi utama yang diterapkan adalah penyiraman rutin pada area landfill. Langkah ini bertujuan vital untuk menurunkan suhu timbunan sampah dan meminimalisir akumulasi gas metana, yang merupakan pemicu utama kebakaran. "Alhamdulillah, hari ini kami telah melakukan penyiraman di area landfill TPA. Kami berharap langkah ini dapat menekan tingkat panas pada timbunan sampah sekaligus memitigasi potensi kebakaran yang dapat dipicu oleh gas metana," ujar Wawan pada Minggu (5/7).

Tangerang Siaga! Jurus Jitu DLH Amankan TPA Rawa Kucing
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dalam pelaksanaannya, proses penyiraman didukung oleh pengerahan satu unit Morooka Crawler Dumper. Kendaraan khusus ini memiliki kapasitas angkut air hingga 5.000 liter dalam setiap ritase, memastikan distribusi air yang optimal ke seluruh area landfill.

Lebih lanjut, Wawan mengungkapkan kolaborasi erat dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang. Sebagai bentuk kesiapsiagaan darurat, satu unit mobil pemadam kebakaran telah disiagakan di kawasan TPA Rawa Kucing. "Kami sangat berterima kasih kepada rekan-rekan BPBD Kota Tangerang yang telah menyiagakan satu unit mobil pemadam kebakaran di area TPA. Kami terus berkolaborasi untuk menjaga situasi dan kondisi TPA Rawa Kucing agar tetap aman dan terkendali dari berbagai potensi bencana," tambahnya.

Wawan menekankan bahwa berbagai langkah antisipasi ini bukan sekadar respons sesaat, melainkan telah menjadi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diterapkan secara konsisten oleh petugas TPA Rawa Kucing. Pemantauan kondisi landfill dilakukan selama 24 jam penuh, disertai penyiraman berkala dan pengawasan terhadap potensi risiko lainnya.

Tidak hanya itu, DLH Kota Tangerang juga menggandeng aparat keamanan, yakni Polsek Neglasari dan Koramil 02/Batuceper, untuk memberikan sosialisasi kepada para pemulung yang beraktivitas di sekitar TPA. Tujuannya adalah memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja yang tertib dan kondusif. "Kami berharap kawasan TPA Rawa Kucing tidak hanya menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitarnya, tetapi juga tetap menjadi kawasan yang aman bagi seluruh pihak," jelas Wawan.

Dalam kesempatan yang sama, Wawan turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif mengurangi timbunan sampah melalui pemilahan sejak dari rumah. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik bisa disalurkan ke bank sampah di lingkungan masing-masing. "Melalui kebiasaan memilah dan mengolah sampah dari sumbernya, kita dapat mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA Rawa Kucing sekaligus mendukung pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan di Kota Tangerang," pungkas Wawan, menyerukan kontribusi nyata dalam upaya menjaga lingkungan.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer