Ads - After Header

Terbongkar! Modus Penipuan Magang Nasional Libatkan Peserta Fiktif

Ahmad Dewatara

Terbongkar! Modus Penipuan Magang Nasional Libatkan Peserta Fiktif

Chapnews – Ekonomi – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) baru-baru ini mengungkap dugaan penyalahgunaan serius dalam Program Magang Nasional. Modus operandi yang ditemukan melibatkan oknum peserta magang yang secara pribadi memalsukan data perusahaan dan peserta, menciptakan entitas fiktif demi keuntungan pribadi. Kasus ini kini telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk penanganan hukum lebih lanjut.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, menjelaskan bahwa temuan ini merupakan hasil tindak lanjut serius dari tim Direktorat Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan bersama Direktorat Bina Sistem Pengawas Ketenagakerjaan. Ini adalah bagian dari fungsi pengawasan pemerintah terhadap pelaksanaan Program Magang Nasional yang krusial.

Terbongkar! Modus Penipuan Magang Nasional Libatkan Peserta Fiktif
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Kemnaker telah menerima surat pernyataan dari pihak yang bersangkutan yang berisi pengakuan atas perbuatan berupa pemalsuan dan manipulasi data perusahaan serta data peserta magang," ujar Darmawansyah, Kamis lalu. Dokumen penting ini, lanjutnya, telah diserahkan kepada aparat kepolisian untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Darmawansyah menegaskan bahwa meskipun telah ada pengakuan tertulis, seluruh penanganan perkara akan diserahkan kepada aparat penegak hukum. Langkah ini diambil untuk memastikan proses berjalan objektif dan profesional, tanpa intervensi dari pihak manapun, sehingga keadilan dapat ditegakkan.

Senada dengan itu, Direktur Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan Kemnaker, Surya Lukita, menekankan esensi dari Program Magang Nasional. "Program ini adalah bagian dari sistem pelatihan kerja yang berorientasi pada pembelajaran dan peningkatan kompetensi tenaga kerja," tegas Surya. Oleh karena itu, ia menyatakan bahwa program mulia ini tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau tujuan lain yang menyimpang dari tujuan utamanya.

Penyalahgunaan ini, yang dipastikan tidak berkaitan dengan kebijakan maupun tindakan resmi perusahaan yang dicatut namanya, menjadi perhatian serius Kemnaker. Pihak kementerian berkomitmen untuk terus mengawasi pelaksanaan program agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh calon tenaga kerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi, serta mencegah terulangnya praktik serupa di masa mendatang.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer