Chapnews – Nasional – Jakarta – Jagat maya kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang menampilkan sejumlah bus membunyikan klakson dengan potongan suara khas Presiden ke-7 RI Joko Widodo, "Saya akan lawan!". Menanggapi kehebohan yang memicu beragam reaksi publik ini, manajemen Perusahaan Otobus (PO) MTrans segera angkat bicara, menegaskan bahwa suara klakson yang terdengar dalam rekaman tersebut merupakan hasil rekayasa audio atau manipulasi digital semata.
Jhony Sasongko, perwakilan dari Human Resources Development (HRD) MTrans, secara tegas menyatakan bahwa klakson berbunyi "Saya akan lawan!" dalam video tersebut bukanlah suara asli dari armada mereka. Klaim ini didasari oleh hasil investigasi internal yang dilakukan manajemen MTrans terhadap unit bus yang terekam dalam video viral tersebut.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang ditimbulkan oleh video tersebut. Kami jamin, setelah melakukan pengecekan menyeluruh pada armada yang bersangkutan, bahwa seluruh kru telah mematuhi standar operasional terkait penggunaan klakson," ujar Jhony dalam keterangannya kepada chapnews.id pada Kamis (6/8).
Jhony menjelaskan, armada MTrans yang terseret dalam pusaran video viral itu melayani rute Blitar – Jakarta (Poris). Namun, pengecekan tidak hanya berhenti pada unit tersebut. Manajemen juga memperluas pemeriksaan ke seluruh armada MTrans lainnya untuk memastikan tidak ada modifikasi klakson yang melanggar regulasi yang telah ditetapkan. Ia menegaskan, MTrans menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat mengenai standar operasional armada, termasuk kelengkapan dan fungsi klakson.
"Armada kami memiliki regulasi spesifik terkait penggunaan klakson. Oleh karena itu, kami mengonfirmasi bahwa informasi dalam video tersebut tidak 100 persen akurat, sehingga besar kemungkinan itu adalah video hasil editan," tegasnya lebih lanjut.
Sebelumnya, video berdurasi singkat itu memperlihatkan beberapa bus dari berbagai PO, termasuk PO Belvia Trans, MTrans, dan Aleena Trans, melintas di jalan raya. Saat disapa oleh para pecinta bus di pinggir jalan, bus-bus tersebut tampak membunyikan klakson berulang kali dengan suara potongan pidato khas Joko Widodo yang mengucapkan kalimat "Saya akan lawan!". Unggahan ini sontak memicu perdebatan di kalangan warganet, sebagian merasa terhibur dengan kreativitas tersebut, sementara yang lain mempertanyakan keaslian suara serta aspek legalitas modifikasi klakson di jalan raya.
Menyikapi maraknya konten rekayasa yang melibatkan nama PO bus di media sosial, Jhony mengimbau masyarakat umum dan warganet agar lebih bijak serta kritis dalam mencerna informasi digital. "Untuk netizen atau penonton, kami berharap dapat lebih bijak dalam melihat bahwa tidak semua video yang tersebar itu benar adanya, terutama hal-hal viral yang berkaitan dengan pelanggaran peraturan maupun modifikasi klakson," pesannya.
Lebih lanjut, Jhony juga menyampaikan pesan khusus kepada komunitas pecinta bus atau Busmania. Ia berharap komunitas ini dapat bersama-sama menciptakan suasana yang lebih positif di industri transportasi publik Indonesia. "Untuk Busmania, alangkah baiknya kita membangun suasana yang lebih positif agar masyarakat awam dapat lebih menghargai dan memilih menggunakan jasa transportasi bus. Karena pada dasarnya, transportasi bus selalu mengutamakan keselamatan dan kenyamanan penumpang," pungkasnya.


