Chapnews – Nasional – Isu perombakan Kabinet Merah Putih yang santer beredar akan terjadi pada bulan Agustus ini akhirnya mendapat tanggapan resmi dari Istana Kepresidenan. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi angkat bicara mengenai spekulasi tersebut, memberikan klarifikasi yang cukup mengejutkan publik.
Dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat (7/8), Prasetyo Hadi menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada rencana pasti untuk melakukan reshuffle besar-besaran. Ia menambahkan, jika pun nantinya ada perubahan komposisi kabinet, prioritas utamanya adalah untuk mengisi posisi-posisi yang saat ini memang sedang kosong.

"Sekali lagi kalaupun kemudian akan ada terjadi perubahan atau diistilahkan reshuffle, barangkali prioritasnya adalah kepada mengisi jabatan-jabatan yang oleh karena sesuatu hal saat ini jabatan-jabatan itu kosong," ujar Pras, mencontohkan posisi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) dan Wakil Menteri Imipas sebagai contoh kekosongan yang dimaksud.
Kekosongan ini bukan tanpa alasan. Kursi Wakil Menteri Imipas, misalnya, kosong setelah pejabat sebelumnya, Silmy Karim, tersangkut kasus dugaan korupsi. Sementara itu, posisi Wakil Menteri Pertanian ditinggalkan oleh Sudaryono yang kini mengemban tugas sebagai Kepala BGN.
Pernyataan ini sejalan dengan apa yang disampaikan Prasetyo Hadi sebelumnya. Pada Kamis (30/7), saat diwawancarai di gerbong KA Nusantara Explorer, ia juga telah menampik isu reshuffle awal Agustus, menegaskan bahwa perubahan yang mungkin terjadi hanya sebatas pengisian kekosongan jabatan. Ini mengindikasikan konsistensi sikap Istana dalam menanggapi rumor tersebut, bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan roda pemerintahan berjalan optimal dengan mengisi posisi-posisi vital yang belum terisi.

