Ads - After Header

Tragedi Adonara: 3 Nyawa Melayang, Desa Membara!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Kupang – Bentrok berdarah yang pecah antara dua kelompok pemuda di Adonara Timur, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (18/7) pagi, menyebabkan tiga orang tewas, melukai tujuh lainnya, serta membakar habis 20 unit rumah. Insiden tragis ini melibatkan pemuda dari Desa Narasaosina dan Desa Waeburak, memicu duka mendalam dan keprihatinan di wilayah tersebut.

Kapolres Flores Timur, Adhitya Octorio Putra, mengonfirmasi data tragis tersebut berdasarkan hasil identifikasi dan pendataan aparat di lapangan pada Sabtu siang. Ia menjelaskan bahwa ketiga korban yang meninggal dunia, semuanya berjenis kelamin laki-laki. Dua korban berasal dari Desa Narasaosina, sementara satu korban lainnya merupakan warga Desa Waeburak. Usia para korban tewas disebutkan berkisar antara 21 hingga 60 tahun.

Tragedi Adonara: 3 Nyawa Melayang, Desa Membara!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Selain korban jiwa, tujuh warga juga mengalami luka-luka akibat insiden ini. Dari jumlah tersebut, empat korban mengalami luka serius dan memerlukan perawatan intensif. Dua di antaranya telah dirujuk ke RSUD Larantuka, sementara dua lainnya dibawa ke Lembata untuk penanganan medis lebih lanjut. Di antara korban luka serius, terdapat seorang perempuan berusia 63 tahun yang kini dirawat di RSUD Larantuka. Sementara itu, tiga korban luka ringan lainnya telah diperbolehkan pulang setelah mendapat penanganan medis awal di Rumah Sakit Pratama Adonara.

Kapolres Adhitya menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah pengamanan di sekitar lokasi bentrokan untuk mengantisipasi potensi eskalasi atau bentrokan susulan. Meski demikian, situasi di lokasi bentrokan dilaporkan sudah kondusif. Ratusan personel gabungan TNI dan Polri tetap disiagakan di area tersebut guna memastikan keamanan dan ketertiban. "Situasi sudah kondusif, tapi personel masih di lokasi untuk antisipasi susulan," ujar Adhitya, demikian dikutip dari chapnews.id.

Hingga kini, motif dan penyebab pasti di balik bentrokan berdarah ini masih dalam tahap penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian. Pihak berwenang berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini demi menegakkan keadilan dan memulihkan kembali ketenangan di Adonara.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer