Ads - After Header

Tragedi Mobil Damkar Terbalik di Pangkep

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Duka mendalam menyelimuti Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Kabar duka kembali datang setelah jumlah korban jiwa dalam kecelakaan maut mobil dinas pemadam kebakaran yang terguling di wilayah tersebut dilaporkan bertambah. Insiden tragis yang terjadi saat petugas sedang menjalankan tugas mulia ini kini telah merenggut tiga nyawa personel.

Kasatpol PP dan Damkar Pangkep, Hapiluddin, mengonfirmasi kabar menyedihkan tersebut pada Rabu (30/9). Ia menyatakan bahwa salah satu personel yang sebelumnya sempat menjalani perawatan medis di rumah sakit dinyatakan meninggal dunia. Dengan demikian, total korban tewas dalam kecelakaan ini meningkat dari dua orang menjadi tiga orang.

Tragedi Mobil Damkar Terbalik di Pangkep
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Peristiwa nahas ini bermula pada Selasa (29/9) sekitar pukul 14.40 WITA. Saat itu, tim Damkar Pangkep tengah bergerak cepat menuju lokasi kebakaran lahan setelah menerima laporan darurat. Namun, malang tak dapat ditolak, armada yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan hebat di kawasan Kampung Tujung Batu, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Labakkang, sebelum sempat mencapai titik api.

Berdasarkan kronologi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat mobil pemadam kebakaran tersebut melaju dari arah Makassar menuju arah Barru di lajur kanan jalan. Tiba-tiba, muncul sebuah kendaraan di depan mereka yang memaksa pengemudi melakukan manuver darurat.

"Armada tersebut berusaha menghindari kendaraan di depannya. Pengemudi mencoba membanting setir ke kiri, namun kemudian kembali ke kanan secara mendadak," ujar Hapiluddin menjelaskan situasi di lapangan.

Sayangnya, manuver ekstrem tersebut justru membuat pengemudi kehilangan kendali atas kendaraan berat yang ditumpanginya. Mobil pemadam kebakaran itu pun oleng dan akhirnya terguling di tengah badan jalan. Kecelakaan ini mengakibatkan situasi mencekam bagi para personel yang berada di dalam kabin.

Hapiluddin merinci bahwa dalam perjalanan tersebut, terdapat tujuh personel yang berada di dalam armada. Tiga orang menempati posisi di kabin depan, termasuk pengemudi, sementara empat personel lainnya duduk di bagian belakang.

Dua personel yang dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah kejadian adalah Ince Irwan dan Rusman Hadi. Sementara itu, lima korban lainnya segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Namun, takdir berkata lain bagi salah satu korban luka bernama Jamaluddin, yang akhirnya mengembuskan napas terakhirnya saat dalam penanganan medis.

Kecelakaan ini menjadi pukulan berat bagi instansi pemadam kebakaran di Pangkep, mengingat para korban sedang dalam misi menyelamatkan lingkungan dari ancaman kebakaran lahan. Hingga saat ini, suasana duka masih menyelimuti keluarga korban dan rekan sejawat di Dinas Damkar Pangkep. Laporan lengkap mengenai penyebab pasti kecelakaan dari sisi teknis kendaraan masih terus didalami oleh pihak terkait. Informasi lebih lanjut mengenai kejadian ini dapat dipantau melalui chapnews.id.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer