Ads - After Header

Tren Baru Kirim Anabul Lewat Kereta

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Fenomena memelihara hewan peliharaan atau yang akrab disapa "anabul" kini bukan sekadar hobi, melainkan telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern di Indonesia. Perubahan perilaku sosial ini berdampak langsung pada sektor logistik, di mana permintaan pengiriman hewan peliharaan mengalami lonjakan yang signifikan. PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), mencatat tren positif ini melalui pertumbuhan layanan pengiriman hewan yang sangat pesat.

Hingga memasuki Triwulan III tahun 2026, KAI Logistik berhasil mencatatkan total pengiriman hewan peliharaan mencapai lebih dari 138.000 ekor. Angka fantastis ini menunjukkan kenaikan sebesar 19 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Lonjakan ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat semakin mempercayakan mobilitas hewan kesayangan mereka melalui jalur kereta api.

Tren Baru Kirim Anabul Lewat Kereta
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Jika ditelaah lebih mendalam pada periode Triwulan III 2026 saja, tercatat sebanyak 47.746 ekor hewan telah dikirimkan melalui layanan KAI Logistik. Jumlah ini naik 15 persen dibandingkan dengan pencapaian pada Triwulan III 2025 yang berada di angka 41.404 ekor. Tren yang terus menanjak ini mengindikasikan adanya kebutuhan pasar yang semakin besar terhadap jasa transportasi khusus hewan.

Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ini merupakan indikator penting bagi arah pengembangan bisnis perusahaan ke depan. Menurutnya, meningkatnya volume pengiriman ini menjadi parameter positif bagi perusahaan untuk terus memperkuat layanan yang ada.

"Pertumbuhan pengiriman hewan peliharaan yang kami catat hingga Triwulan III 2026 menjadi parameter positif bagi pengembangan layanan perusahaan," ujar Aniek.

Peningkatan permintaan ini tidak lepas dari pergeseran peran hewan peliharaan di tengah masyarakat. Berdasarkan data survei Pet Industry in Indonesia yang dirilis oleh JAKPAT pada awal tahun 2026, ditemukan fakta menarik bahwa sekitar 52 persen dari 1.254 responden menyatakan telah memiliki hewan peliharaan.

Lebih lanjut, survei tersebut mengungkap alasan emosional di balik tren ini. Sebanyak 63 persen responden mengaku memelihara hewan untuk membantu mengurangi tingkat stres dan memperbaiki suasana hati (mood). Sementara itu, sebanyak 62 persen responden menjadikan hewan peliharaan sebagai teman setia di dalam rumah.

Dengan meningkatnya nilai emosional dan sosial hewan peliharaan, kebutuhan akan layanan pendukung yang menjamin keamanan dan kesejahteraan hewan menjadi prioritas utama. Masyarakat kini tidak hanya mencari kecepatan, tetapi juga memastikan bahwa hewan kesayangan mereka tetap nyaman dan aman selama dalam perjalanan jauh. Hal inilah yang menjadi tantangan sekaligus peluang bagi penyedia jasa logistik seperti KAI Logistik untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan transportasi hewan yang humanis.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer