Chapnews – Nasional – Bitung, Sulawesi Utara, kembali dilanda gempa bumi dengan magnitudo 5,8 pada Jumat pagi (4/4). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan guncangan kali ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami, memberikan sedikit kelegaan setelah serangkaian aktivitas seismik di wilayah tersebut.
Menurut laporan BMKG, gempa terjadi sekitar pukul 08.35 WIB. Titik episentrum gempa terletak 121 kilometer (km) di tenggara Bitung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman dangkal sekitar 29 km. BMKG juga mengingatkan bahwa informasi awal ini mengutamakan kecepatan dan data masih bisa berubah seiring dengan kelengkapan analisis.

Guncangan terbaru ini menambah daftar panjang aktivitas seismik di Bitung. Dua hari sebelumnya, pada Kamis (2/4), wilayah yang sama juga diguncang gempa dahsyat bermagnitudo 7,6. Gempa sebelumnya itu sempat memicu tsunami kecil dengan ketinggian 0,3 meter di Halmahera Barat, serta berdampak di beberapa lokasi lain seperti Belang, Bumbulan, Gita, Kedi, Minahasa Utara, Sidangoli, dan Sitaro.
Pasca gempa M 7,6 tersebut, BMKG mencatat puluhan gempa susulan yang terus terjadi, menunjukkan bahwa wilayah Bitung dan sekitarnya masih dalam fase aktif secara geologis. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari otoritas terkait melalui chapnews.id atau sumber terpercaya lainnya.


