Ads - After Header

Waspada! Jalan Banten Gelap Jelang Mudik 2026

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – SERANG – Menjelang periode krusial arus mudik dan libur Idul Fitri 2026, para pemudik dan wisatawan yang melintasi Provinsi Banten diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Sejumlah ruas jalan utama di wilayah ini dilaporkan masih minim penerangan jalan umum (PJU), menciptakan kondisi gelap gulita yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari.

Kondisi minim penerangan ini meliputi berbagai ruas jalan yang berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten, kota, provinsi, hingga jalur nasional. Beberapa di antaranya adalah jalur-jalur vital menuju Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan yang kerap menjadi alternatif penyeberangan, serta akses menuju destinasi wisata populer seperti Anyer dan Cinangka.

Waspada! Jalan Banten Gelap Jelang Mudik 2026
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pemerintah Provinsi Banten melalui Gubernur Andra Soni telah mengonfirmasi upaya koordinasi dengan PLN untuk pemasangan PJU. Biaya operasional listriknya akan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah sesuai dengan kewenangan jalan masing-masing. "Saya sudah berkoordinasi dengan kabupaten kota, masing-masing juga melakukan upaya-upaya perbaikan," ujar Andra Soni di Serang, Jumat (6/3) lalu. Ia menambahkan, "Terus, yang menjadi kewenangan provinsi terus akan kita upayakan untuk pemasangan lampu-lampu, dan terkait dengan perbaikan jalan, targetnya H-10 harus sudah selesai."

Namun, kepastian seluruh ruas jalan akan terang benderang saat arus mudik dan balik Lebaran masih menjadi tanda tanya, khususnya di Kabupaten Serang. Bupati Serang, Ratu Zakiyah, belum dapat memberikan jaminan penuh terkait penerangan jalan di wilayahnya. "Ini masih terus kita koordinasikan supaya nanti yang akan mudik ke wilayah kami itu aman ya," kata Ratu Zakiyah.

Istri dari Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) itu juga mengungkapkan adanya kendala anggaran. Hingga saat ini, ketiadaan alokasi anggaran khusus di Pemkab Serang untuk menanggung biaya tagihan listrik PJU menjadi pertimbangan serius apabila PJU tersebut nantinya terpasang di ruas jalan milik pemerintah daerah. "Iya. Nanti kita kaji lagi karena kaitannya dengan biaya. Kita nanti akan bahas berapa sebetulnya anggaran yang dibutuhkan untuk hal itu," jelasnya.

Berikut adalah daftar ruas jalan yang diidentifikasi masih minim penerangan dan memerlukan kewaspadaan ekstra bagi pemudik dan wisatawan:

  • Jalan Raya Serang – Jakarta (Kabupaten Serang)
  • Jalan Raya Cikande – Rangkasbitung (Kabupaten Serang)
  • Jalan Raya Serang – Cilegon
  • Jalan dari Palima (Kota Serang) hingga Cadasari (Pandeglang)
  • Jalan Palima – Cinangka atau Palka, sebuah jalur alternatif yang dikenal dengan konturnya yang berkelok, menanjak, dan menurun, sering dimanfaatkan pemudik maupun wisatawan untuk menghubungkan Kota Serang dengan Kabupaten Serang.
  • Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon, jalur krusial bagi pemudik sepeda motor menuju Pelabuhan Ciwandan, serta menjadi urat nadi bagi wisatawan selama libur Idul Fitri 2026.

Mengingat kondisi ini, para pengguna jalan diimbau untuk selalu berhati-hati, mengurangi kecepatan, dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima, terutama saat melintasi area minim cahaya di Banten selama periode mudik dan libur Idul Fitri 2026.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer