Ads - After Header

WFA Picu Lonjakan Mudik Lebaran 2026: Cikupa Membludak!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Arus mudik Lebaran 2026 menuju Pelabuhan Merak melalui Gerbang Tol (GT) Cikupa, Tangerang, menunjukkan lonjakan signifikan. Sebanyak 196.143 kendaraan tercatat melintas dari arah Jakarta menuju Merak dalam periode 11 hingga 15 Maret 2026, memicu potensi kepadatan di jalur vital ini menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Pantauan chapnews.id pada Senin (16/3) malam menunjukkan bahwa lalu lintas di GT Cikupa masih terpantau ramai lancar, meskipun volume kendaraan sangat tinggi. Mayoritas kendaraan yang melintas didominasi oleh mobil pribadi, truk logistik, dan bus angkutan penumpang. Kondisi serupa juga terlihat di jalur sebaliknya dari arah Merak menuju Jakarta. Beberapa pemudik bahkan terlihat membawa barang bawaan ekstra di atap mobil mereka, menandakan perjalanan jarak jauh.

WFA Picu Lonjakan Mudik Lebaran 2026: Cikupa Membludak!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Data dari ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak mengkonfirmasi peningkatan volume lalu lintas. Head of Corporate Communications & Sustainability Management ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak, Uswatun Hasanah, menjelaskan bahwa volume lalu lintas yang masuk melalui GT Cikupa menunjukkan peningkatan sekitar 14,39 persen dibandingkan rata-rata lalu lintas harian normal.

"Lalu lintas harian tercatat 43.985 kendaraan, turun 19,08% dibandingkan periode yang sama tahun 2025, namun lebih tinggi 14,39% terhadap lalu lintas harian rata-rata normal," ujar Uswatun pada Senin.

Sementara itu, arus kendaraan yang secara spesifik menuju kawasan Pelabuhan Merak pada periode yang sama (11-15 Maret 2026) mencapai 52.299 kendaraan. Berdasarkan data per 15 Maret, tercatat 12.259 unit kendaraan menuju Merak. Angka ini, meskipun turun 13,87 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025, namun melonjak drastis hingga 74,68 persen dari kondisi hari normal.

Secara keseluruhan, total kendaraan yang melintas di ruas Tol Tangerang-Merak selama periode 11-15 Maret 2026 mencapai 830.080 unit. "Dengan rata-rata lalu lintas harian 145.336 kendaraan, turun 12 persen dibandingkan periode yang sama pada saat Lebaran 2025, atau naik 10,2 persen terhadap lalu lintas harian rata-rata hari normal," tambah Uswatun.

Fenomena lonjakan arus mudik ini juga diamini oleh PT Jasa Marga. Berdasarkan siaran pers mereka per 16 Maret 2026, sebanyak 812 ribu kendaraan telah meninggalkan wilayah Jabotabek antara H-10 hingga H-6 menjelang Idulfitri 1447 H/Lebaran 2026. Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A Purwantono, menyoroti bahwa pada H-6 libur Lebaran, volume lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek melalui empat gerbang tol utama mencapai 162.129 kendaraan. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 21,3 persen dibandingkan lalu lintas normal yang berada di angka 133.637 kendaraan.

Rivan menjelaskan bahwa peningkatan volume lalu lintas yang terjadi lebih awal ini salah satunya dipengaruhi oleh mulai berlakunya kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada Senin (16/3). Kebijakan WFA memberikan fleksibilitas bagi masyarakat untuk mengatur jadwal perjalanan lebih awal, mendorong sebagian pengguna jalan untuk memulai perjalanan mudik lebih cepat melalui ruas-ruas tol yang mengarah keluar wilayah Jabotabek. Petugas di lapangan terus bersiaga memantau kondisi lalu lintas guna mengantisipasi potensi kepadatan yang lebih besar seiring mendekatnya puncak arus mudik Lebaran 2026.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer