H-5 Lebaran 2026: Bakauheni Diserbu Pemudik Dini!
Chapnews – Nasional – Bakauheni, Lampung – Jelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pelabuhan Bakauheni mulai menunjukkan geliat kedatangan pemudik pejalan kaki dari Pulau Jawa. Pada Senin (16/3), atau H-5 Lebaran, meskipun belum terjadi lonjakan signifikan, arus pemudik dini ini terpantau ramai dan lancar, menandai dimulainya musim mudik 2026. Para perantau ini memilih berangkat lebih awal untuk menghindari potensi kemacetan dan antrean panjang saat puncak arus mudik nanti.

Pantauan chapnews.id menunjukkan, sejak siang hingga sore hari, para pemudik berdatangan turun dari kapal yang berlayar dari Pelabuhan Merak. Mereka memadati dermaga eksekutif (7 dan 1) serta dermaga reguler (2 dan 3) Pelabuhan Bakauheni. Mayoritas tiba dalam rombongan, baik bersama keluarga, kerabat, rekan kerja, maupun teman sekampung. Beberapa mahasiswa juga terlihat mudik sendirian.
Dengan membawa koper, tas ransel, dan dus karton berisi oleh-oleh khas Lebaran, mereka berjalan melalui lorong Gang Way menuju terminal Bakauheni. Dari sana, perjalanan dilanjutkan ke berbagai kabupaten/kota di Lampung dan wilayah Sumatera lainnya menggunakan travel atau bus AKDP dan AKAP. Arus kendaraan pribadi, travel, bus, dan sepeda motor juga terpantau ramai namun lancar.
Buna (35), seorang asisten rumah tangga dari Tanjung Priok, Jakarta, yang akan pulang ke Pugung Raharjo, Lampung Timur, mengaku bersyukur atas kelancaran perjalanannya tahun ini. "Alhamdulillah perjalanan mudik tahun ini lancar, mulai naik bus dari Priok sampai ke Pelabuhan Merak tadi. Kalau tahun sebelumnya kena macet panjang, dan antrinya lama lagi," ujarnya kepada chapnews.id pada Senin sore. Ini adalah mudik keempatnya, dan tahun ini ia terpaksa mudik sendirian karena teman sekampungnya belum libur.
Senada, seorang mahasiswi dari Bogor, Jawa Barat, yang menuju Bandar Jaya, Lampung Tengah, juga merasakan kelancaran serupa. "Meski di Pelabuhan Merak tadi terlihat begitu ramai, tapi lancar dan tidak ada antrean seperti tahun lalu," ungkapnya.
Humas PT ASDP Cabang Bakauheni, Andi Kurniawan, membenarkan bahwa geliat kedatangan pemudik dari Pulau Jawa sudah mulai terlihat sejak H-7 Lebaran dan semakin meningkat pada Minggu (H-6 Lebaran). "Mulai terpantau ramai H-7 Lebaran, dan ada peningkatan lagi itu Minggu kemarin atau H-6 Lebaran berdasarkan dari data angkutan Lebaran ASDP dalam 24 jam," jelasnya. Meskipun ada peningkatan, kondisi arus mudik masih terkendali dan lancar.
Berdasarkan rekapitulasi data angkutan Lebaran PT ASDP Cabang Bakauheni untuk H-6 Lebaran 2026 (periode 15 Maret 2026 pukul 00.00 hingga 23.59 WIB), tercatat 134 trip kapal beroperasi. Realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara mencapai 88.791 orang, melonjak 44,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (61.383 orang). Peningkatan signifikan juga terlihat pada kendaraan roda dua sebanyak 5.996 unit (naik 89,7 persen), roda empat 10.705 unit (naik 27,2 persen), truk 2.237 unit (naik 14,2 persen), dan bus 852 unit (naik 61,7 persen).
Sementara itu, arus balik dari Sumatera menuju Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu pada H-6 Lebaran juga menunjukkan peningkatan, meskipun belum seramai arus ke Sumatera. Tercatat 46.641 penumpang (naik 14,9 persen), 877 unit roda dua (naik 62,7 persen), 5.210 unit roda empat (naik 15,4 persen), 2.374 unit truk (naik 13,4 persen), dan 631 unit bus (naik 5,2 persen). Kondisi ini menunjukkan bahwa persiapan mudik dini menjadi strategi favorit para perantau untuk merayakan Idulfitri di kampung halaman dengan nyaman.


