Cair! Rp272 Miliar Jadup Selamatkan Ribuan Jiwa di Sumatra!
Chapnews – Nasional – Komitmen pemerintah dalam memulihkan kehidupan pascabencana di Sumatra kian nyata. Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) telah mengalirkan dana jaminan hidup (jadup) senilai lebih dari Rp272 miliar bagi ribuan penyintas di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar). Bantuan ini tak hanya menopang kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi motor penggerak daya beli masyarakat terdampak.

Berdasarkan laporan harian Satgas PRR per 29 Maret, realisasi penyaluran jadup telah mencapai angka signifikan. Dari target 62.990 jiwa yang direncanakan, sebanyak 54.585 jiwa telah merasakan manfaatnya, dengan total dana yang berhasil disalurkan mencapai Rp272,726 miliar. Angka ini menunjukkan progres masif dalam upaya pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.
Secara terperinci, Aceh menjadi provinsi dengan realisasi tertinggi, menjangkau 42.540 jiwa dengan total dana Rp203,696 miliar. Sementara itu, di Sumatra Utara, Rp53,759 miliar telah didistribusikan kepada 10.235 jiwa, dan Sumatra Barat menerima Rp15,044 miliar untuk 1.794 penyintas.
Skema penyaluran jadup dirancang untuk menjamin keberlangsungan hidup penyintas, dengan alokasi Rp15 ribu per jiwa per hari selama tiga bulan. Proses distribusi dilakukan melalui PT Pos Indonesia, setelah melalui validasi data ketat oleh pemerintah daerah (pemda) setempat, memastikan bantuan tepat sasaran.
Selain jadup, Satgas PRR juga gencar menyalurkan Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi (BSSE) dan Bantuan Isi Hunian (BIH) yang telah menjangkau 35.780 jiwa dengan total bantuan Rp107,340 miliar. Tak hanya itu, Dana Tunggu Hunian (DTH) senilai Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan (total Rp1,8 juta per kepala keluarga) juga disalurkan bagi warga yang memilih tidak menempati hunian sementara (huntara).
Hingga kini, penyaluran DTH telah mencapai 100 persen untuk 14.021 penerima di tiga provinsi. Rinciannya, 8.099 penerima di Aceh, 4.162 di Sumatra Utara, dan 1.760 di Sumatra Barat.
Sebelumnya, Kasatgas PRR Sumatra, Tito Karnavian, dalam sebuah kesempatan penyerahan kunci hunian tetap di Tapsel, Sumatra Utara, menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah (pemda) dalam percepatan penyaluran bantuan. Ia mengingatkan bahwa seluruh bantuan finansial, termasuk jadup, stimulan ekonomi, hingga DTH, sangat bergantung pada kecepatan dan akurasi data yang diserahkan oleh pemda.
"Makin cepat kami terima, makin cepat BPS untuk melakukan verifikasi lapangan, makin cepat, maka BNPB bisa bergerak," ujar Tito, menekankan urgensi validasi data demi penyaluran yang tepat sasaran. Upaya kolaboratif antara pemerintah pusat dan daerah ini menjadi kunci keberhasilan dalam memastikan pemulihan pascabencana berjalan optimal, mengembalikan senyum di wajah para penyintas.


