Ads - After Header

MUI: Indonesia Harus Tolak Normalisasi Israel!

Ahmad Dewatara

MUI: Indonesia Harus Tolak Normalisasi Israel!

Chapnews – Nasional – Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama sejumlah organisasi masyarakat Islam, majelis agama, lembaga filantropi, akademisi, dan lembaga pembela Palestina mendeklarasikan sembilan poin penting dalam momentum peringatan Badai Al-Aqsa. Deklarasi ini diserukan bertepatan dengan dua tahun agresi Israel ke wilayah Gaza, Palestina.

Salah satu poin utama yang disuarakan oleh Ketua MUI Pusat Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, adalah seruan kepada seluruh bangsa Indonesia dan umat Islam di seluruh dunia untuk bersatu dan menolak normalisasi hubungan dengan Israel.

MUI: Indonesia Harus Tolak Normalisasi Israel!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Mengajak seluruh bangsa Indonesia dan umat Islam di seluruh dunia untuk meninggalkan perpecahan, menolak normalisasi dengan penjajah Israel, dan bersatu dalam satu barisan keimanan dan kemanusiaan demi pembebasan Palestina dan keselamatan Masjid Al-Aqsa," tegas Sudarnoto di Aula Buya Hamka, Kantor MUI, Jakarta, Selasa (7/10), seperti dikutip chapnews.id dari laman resmi MUI.

Selain itu, MUI juga mendesak Pemerintah Republik Indonesia untuk mengambil sikap tegas terhadap segala bentuk propaganda dan gerakan pro-Zionis yang beroperasi di Indonesia. Mereka juga menuntut agar pemerintah membuka jalur komunikasi dengan berbagai faksi perlawanan di Palestina. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat persatuan nasional Palestina dan menggagalkan rencana penjajahan Israel.

Berikut adalah sembilan poin pernyataan sikap bersama MUI dan perwakilan ormas Islam:

  1. Apresiasi terhadap upaya diplomasi intensif yang dilakukan oleh sejumlah negara kunci, termasuk Indonesia, seperti Konferensi New York 28-30 Juli 2025 yang menghasilkan Rencana Perdamaian "Komprehensif" Palestina.
  2. Penegasan bahwa perjuangan rakyat Palestina, termasuk Hamas dan faksi perlawanan lainnya, adalah bentuk sah pembelaan diri terhadap penjajahan dan genosida, yang diakui oleh hukum internasional dan syariat Islam.
  3. Mendorong masyarakat internasional untuk meningkatkan tekanan melalui langkah politik, diplomatik, media, dan gerakan rakyat agar Israel memenuhi tuntutan sah rakyat Palestina.
  4. Seruan kepada seluruh bangsa Indonesia untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan, advokasi politik, dan diplomasi publik bagi Palestina.
  5. Kesiapan bersinergi dengan Pemerintah RI untuk memperjuangkan diplomasi aktif Indonesia di dunia internasional demi penghentian agresi Israel.
  6. Ajakan kepada seluruh bangsa Indonesia dan umat Islam di seluruh dunia untuk meninggalkan perpecahan, menolak normalisasi dengan penjajah Israel, dan bersatu demi pembebasan Palestina.
  7. Usulan kepada PBB untuk membuat "Palestina room" di markas PBB sebagai wadah koordinasi persiapan kemerdekaan Palestina.
  8. Desakan kepada pemerintah Indonesia untuk bersikap tegas terhadap semua bentuk propaganda dan gerakan pro-Zionis di Indonesia.
  9. Desakan kepada pemerintah Indonesia untuk membuka komunikasi langsung dengan faksi-faksi perlawanan Palestina guna memperkuat persatuan nasional Palestina dan menggagalkan rancangan Israel.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer