Ads - After Header

Maling Kepergok Malah Disuguhi Makan

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Sebuah peristiwa unik dan tak terduga terjadi di kawasan Jalan Datuk Rubiah, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Sumatra Utara. Alih-alih berakhir dengan aksi main hakim sendiri yang brutal, seorang pria yang tertangkap basah mencoba mencuri justru mendapatkan perlakuan yang sangat humanis dari warga setempat. Pria yang berniat menggasak seng dan berbagai perkakas rumah tersebut justru berakhir dengan menyantap makanan yang disodorkan oleh kerumunan warga.

Kejadian ini mendadak viral setelah sebuah rekaman video beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat seorang pria yang mengenakan singlet hitam dan topi tampak sedang berjongkok dengan raut wajah pasrah. Ia terlihat sedang menyantap makanan di tengah kepungan warga yang mengepungnya. Sambil terus menyuap makanannya, pria tersebut sesekali menjawab pertanyaan dari warga yang sedang melakukan interogasi secara spontan di lokasi kejadian.

Maling Kepergok Malah Disuguhi Makan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kepala Lingkungan 28 Kelurahan Rengas Pulau, Salman Alfarisi, memberikan konfirmasi terkait insiden yang terjadi pada Sabtu (17/10) sekitar pukul 11.00 WIB tersebut. Menurut penuturannya, situasi sempat memanas sesaat setelah pemilik rumah berteriak menyadari adanya penyusup. Emosi warga yang meledak sempat membuat pelaku menerima beberapa pukulan sebelum akhirnya situasi mereda.

"Belum sempat dia mencuri, sudah tertangkap warga. Jadi sempat dihajar lah beberapa kali mungkin," ujar Salman saat menjelaskan kronologi kejadian.

Namun, suasana mencekam tersebut berubah drastan ketika warga mulai menginterogasi motif pelaku. Alasan yang disampaikan pelaku sangat menyentuh sisi kemanusiaan; ia mengaku melakukan aksi tersebut karena kondisi perut yang sangat lapar. Pelaku mengklaim bahwa dirinya sudah tidak makan selama tiga hari berturut-turut. Mendengar pengakuan pilu tersebut, amarah warga yang tadinya meluap perlahan mulai luluh, hingga akhirnya mereka berinisiatif memberikan makanan kepada pria tersebut.

Salman mengaku sangat terkejut dengan reaksi warga kali ini. Ia mengungkapkan bahwa biasanya, kasus pencurian di wilayah tersebut sering kali berakhir dengan tindakan kekerasan yang fatal. "Kalau dikasih makan begini, kebetulan baru kali ini. Mungkin warga yang di situ hatinya baik. Kalau kejadian sebelumnya, ada yang sampai meninggal atau sekarat," ungkapnya secara blak-blakan.

Beruntung, kasus percobaan pencurian ini tidak berlanjut ke ranah hukum atau melibatkan pihak kepolisian. Pemilik rumah memilih untuk menempuh jalan damai karena menyadari tidak ada satu pun barang miliknya yang hilang atau raib akibat aksi tersebut.

Meskipun demikian, insiden pencurian di siang bolong ini menjadi catatan bagi keamanan lingkungan setempat. Salman menyebutkan bahwa selama ini sistem keamanan di wilayahnya lebih banyak mengandalkan ronda malam melalui Poskamling swadaya. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa pengawasan di siang hari masih perlu ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Melansir laporan dari chapnews.id, peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa empati terkadang masih bisa mengalahkan amarah di tengah masyarakat.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer