Ads - After Header

Misteri di Balik Pintu Kos: Ibu Kos Ungkap Kekejian 3 Tahun

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Mulyati, istri penjaga kos di Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, menjadi saksi kunci di balik terungkapnya penyiksaan keji yang dialami YTR (29) oleh kekasihnya, Taufiq Hidayat (30), selama hampir tiga tahun. Ia mengungkapkan bagaimana pelaku menyembunyikan aksi brutalnya di balik pintu kamar kos yang selalu tertutup rapat, menciptakan tabir misteri yang sulit ditembus.

Selama bertahun-tahun, kamar kos yang ditempati Taufiq dan YTR selalu tampak sepi. YTR nyaris tak pernah terlihat berinteraksi dengan penghuni lain, sementara Taufiq lebih sering beraktivitas seorang diri. Menurut Mulyati, setiap kali keluar, Taufiq selalu mengunci pintu rapat-rapat. "Pelaku suka ke luar kosan untuk beli nasi atau keluar sebentar juga selalu dikunci. Takut ada orang atau feeling siapa-siapa masuk ke kosan," ujar Mulyati saat ditemui di lokasi, seperti dikutip chapnews.id.

Misteri di Balik Pintu Kos: Ibu Kos Ungkap Kekejian 3 Tahun
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Taufiq juga piawai menciptakan alibi untuk menutupi keberadaan dan kondisi YTR. Ketika ditanya tentang pasangannya, ia selalu berkelit dengan cerita bahwa YTR menderita gangguan penglihatan parah, minus 17, dan membutuhkan operasi mata senilai Rp10 juta menggunakan BPJS. Ia bahkan mengklaim keluarga YTR di Jawa tidak mempedulikannya, seolah memberikan justifikasi atas isolasi korban.

Meski tak pernah mendengar jeritan atau permintaan tolong dari dalam kamar, Mulyati mengaku sering mendengar suara benturan keras berulang kali dari balik tembok. Suara pukulan atau tendangan ke tembok itu membuat penasaran, namun setiap kali didatangi, Taufiq selalu memberikan jawaban yang menormalkan situasi. "Tapi ibu datangi gak ada apa-apa. Kalau ibu dengar suara begitu mungkin ibu juga sudah curiga mungkin langsung minta pertolongan dan diselidiki," kata Mulyati, menyesali bahwa kecurigaannya saat itu belum cukup kuat untuk membongkar kejahatan tersebut.

Di mata Mulyati, Taufiq dikenal sebagai seorang debt collector yang berasal dari Nagreg, Kabupaten Bandung, dan memiliki temperamen yang meledak-ledak. "Suka tempramen, tiba-tiba ngajak berantem," tambahnya, menggambarkan perilaku agresif pelaku yang kerap muncul, terutama setelah mabuk. Perilaku ini semakin menguatkan gambaran tentang sosok Taufiq yang penuh kekerasan.

Puncak terungkapnya kekejian ini terjadi pada awal Juni lalu, saat YTR dibawa ke rumah sakit. Kondisinya sangat memprihatinkan hingga harus dipapah keluar kamar. Mulyati bahkan meminjamkan kerudung untuk YTR yang wajahnya berusaha ditutupi Taufiq. Saat YTR diangkut ke mobil Grab, Taufiq memilih mengikuti dari belakang dengan sepeda motor, menunjukkan keengganan untuk mendampingi korban. Momen inilah yang akhirnya membuka tabir kekerasan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun di balik pintu kos yang tertutup rapat.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer