Ads - After Header

Mencekam! Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Tim SAR gabungan tengah berjibaku dalam operasi pencarian lima jurnalis yang dilaporkan hilang saat meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Insiden ini terjadi menyusul peningkatan signifikan aktivitas vulkanik gunung tersebut dalam beberapa hari terakhir, yang memicu kekhawatiran mendalam dari berbagai pihak.

Kelima jurnalis dari berbagai media nasional dan lokal tersebut diketahui berada di zona berbahaya untuk mendapatkan gambar dan laporan terkini mengenai letusan yang terus terjadi. Kontak terakhir dengan mereka terputus pada Selasa sore, setelah terjadi letusan eksplosif yang disertai lontaran material pijar dan awan panas yang tebal, menyelimuti sebagian besar area sekitar kawah.

Mencekam! Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kepala Kantor SAR Banten, Bapak M. Yusuf, menyatakan bahwa timnya telah mengerahkan sejumlah kapal dan helikopter untuk menyisir area sekitar Anak Krakatau, fokus pada titik-titik yang diduga menjadi lokasi terakhir para jurnalis. "Kondisi cuaca dan gelombang laut yang tidak menentu, ditambah dengan potensi erupsi susulan, menjadi tantangan utama bagi tim kami. Namun, kami akan terus berupaya maksimal," ujarnya kepada chapnews.id.

Menurut data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Anak Krakatau memang menunjukkan peningkatan aktivitas sejak awal pekan, dengan tremor vulkanik dan letusan minor yang intensitasnya terus meningkat. BMKG sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini mengenai peningkatan status Gunung Anak Krakatau ke Level III (Siaga), dengan rekomendasi agar masyarakat dan wisatawan tidak mendekat dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif.

Keluarga dan rekan-rekan media kini menanti dengan cemas kabar baik dari tim pencari. Beberapa organisasi jurnalis juga telah menyuarakan keprihatinan mereka dan mendesak semua pihak untuk memprioritaskan keselamatan para peliput di zona bencana. Operasi SAR akan terus dilakukan tanpa henti, dengan harapan kelima jurnalis tersebut dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. Insiden ini kembali mengingatkan akan tingginya risiko profesi jurnalis, terutama saat meliput bencana alam yang tidak terduga.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer