Ads - After Header

Hercules Semprot Menteri Ara Soal Sengketa Lahan

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Ketegangan politik dan hukum kembali memanas di ibu kota menyusul pernyataan keras dari Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Hercules Rosario de Marshal. Sosok yang dikenal sebagai petarung jalanan ini melontarkan ultimatum tajam kepada Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, terkait perselisihan kepemilikan lahan yang tengah menjadi sorotan publik.

Dalam sebuah video yang diunggah melalui akun Instagram resmi GRIB Jaya, Hercules secara terbuka memperingatkan Maruarar agar tidak menggunakan cara-cara lama yang dianggapnya tidak jujur dalam menjalankan tugas negara. Hercules, yang mengaku telah mengenal sosok pria yang akrab disapa Ara tersebut jauh sebelum ia menjabat sebagai menteri di kabinet Presiden Prabowo Subianto, memberikan peringatan keras agar sang menteri menjaga integritasnya.

Hercules Semprot Menteri Ara Soal Sengketa Lahan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Hercules menuding bahwa Ara memiliki rekam jejak yang tidak bersih saat masih berada di partai politik sebelumnya. Ia menggunakan istilah "otak nakal" untuk menggambarkan perilaku Ara yang menurutnya sering bermain di area abu-abu. Hercules bahkan menyebut adanya perpindahan loyalitas politik yang mencurigakan dari "jalur merah" ke "jalur oranye" sebagai bentuk upaya penyelamatan diri.

"Sekarang kamu menteri di dalam pemerintahan Presiden ke-8. Kamu harus sadar diri. Jangan pakai otak nakalmu yang dulu. Aku tahu kamu, kamu ini petarung yang aslinya, tapi jangan sampai kamu menggunakan cara-cara rampok lagi," tegas Hercules dengan nada tinggi dalam rekaman tersebut.

Inti dari perselisihan ini berkaitan dengan klaim kepemilikan sebidang tanah yang rencananya akan digunakan untuk proyek pembangunan rumah susun bagi rakyat. Hercules menegaskan bahwa lahan tersebut bukanlah tanah kosong tak bertuan, melainkan lahan yang telah ia bebaskan dengan biaya yang sangat fantastis, mencapai puluhan miliar rupiah. Ia merasa sangat kecewa jika jabatan menteri yang kini diemban Ara justru digunakan untuk merugikan rakyat kecil dan merugikan dirinya sebagai pihak yang merasa memiliki hak atas lahan tersebut.

Meskipun Hercules tidak menyebutkan secara spesifik koordinat lokasi lahan yang dimaksud, spekulasi mengarah pada kawasan strategis di dekat rel kereta api di wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat. Hercules mengklaim bahwa tanah tersebut merupakan milik ahli waris bernama Sulaeman Effendi.

Di sisi lain, Maruarar Sirait tidak tinggal diam menghadapi tudingan tersebut. Pihaknya telah melakukan langkah verifikasi mendalam dengan berkonsultasi kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Berdasarkan hasil kajian teknis dan administratif, Ara menyatakan bahwa lahan yang menjadi objek sengketa tersebut secara sah merupakan aset milik negara.

"Ada pihak lain yang tidak yakin bahwa itu adalah tanah negara," ujar Ara saat memberikan keterangan di Wisma Danantara, Jakarta Selatan. Perseteruan ini kini menjadi ujian berat bagi pemerintah dalam menyelesaikan konflik agraria antara klaim masyarakat/ahli waris dengan kepentingan pembangunan infrastruktur negara. Melansir informasi dari chapnews.id, kasus ini diprediksi akan terus bergulir di ranah hukum hingga ditemukan titik terang yang absolut.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer