Ads - After Header

Subsidi LPG 3 Kg Dipangkas? Ini Strategi Jitu RI!

Ahmad Dewatara

Subsidi LPG 3 Kg Dipangkas? Ini Strategi Jitu RI!

Chapnews – Ekonomi – Pemerintah gencar mempercepat pembangunan jaringan gas (jargas) rumah tangga sebagai strategi untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Langkah ini diyakini mampu mengurangi beban subsidi LPG 3 kilogram (kg), terutama di wilayah perkotaan padat penduduk.

Anggota Komisi XII DPR, Cek Endra, mengungkapkan kendala utama program jargas. Ia menyebut infrastruktur distribusi gas yang terbatas dan minimnya kepemilikan alat konverter gas oleh konsumen sebagai penghambat utama. Investasi pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) juga dinilai kurang menarik secara ekonomis bagi investor. "Belum lagi, dukungan anggaran dari APBN masih terbatas," tegasnya di Jakarta, Senin (28/4/2025).

Subsidi LPG 3 Kg Dipangkas? Ini Strategi Jitu RI!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Data Kementerian ESDM menunjukkan dominasi sektor industri, pupuk, kelistrikan, dan LNG (Gas Alam Cair) dalam pemanfaatan gas bumi di Indonesia. Penggunaan gas bumi untuk jargas masih sangat minim, bahkan di bawah 1% dari total penyaluran gas domestik.

Padahal, program jargas menawarkan manfaat signifikan. Cek Endra menekankan, program ini dapat mengurangi impor LPG Indonesia yang cukup besar, diperkirakan mencapai 6,91 juta MT pada tahun 2024. Impor LPG dalam jumlah besar membebani devisa negara. Selain itu, pemanfaatan gas bumi melalui jargas juga akan meningkatkan penggunaan sumber daya alam Indonesia yang melimpah. Dengan demikian, percepatan pembangunan jargas bukan hanya efisiensi anggaran subsidi, tetapi juga langkah strategis menuju kemandirian energi dan penghematan devisa negara.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer