Ads - After Header

Prabowo Murka! Bos BUMN Malas Bakal Dicopot!

Ahmad Dewatara

Prabowo Murka! Bos BUMN Malas Bakal Dicopot!

Chapnews – Ekonomi – Presiden Prabowo Subianto tak main-main dalam memimpin. Dalam sebuah pertemuan tertutup di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, beliau memberikan teguran keras kepada jajaran Direksi BUMN. Pertemuan yang bertajuk Town Hall Meeting Danantara ini membahas kinerja BUMN dan pengelolaan Badan Pengelola Investasi Daya Aganata Nusantara (BPI Danantara).

"Ya, tertutup karena saya banyak menegur juga direksi-direksi," ungkap Prabowo kepada wartawan seusai pertemuan, Selasa (29/4/2025). Isi teguran tersebut dirahasiakan, namun Prabowo menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja para direksi. Ia tak segan-segan mengganti direksi yang malas dan menyalahgunakan wewenang.

Prabowo Murka! Bos BUMN Malas Bakal Dicopot!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Saya serahkan kepada manajemen untuk mengevaluasi semua direksi, dievaluasi kinerjanya. Dan wataknya, akhlaknya, dan prestasinya," tegas Prabowo. Lebih lanjut, ia menambahkan, "Kalau dia tidak berprestasi, kalau dia malas-malasan, kalau dia lakukan praktek-praktek yang enggak benar, menyalahgunakan kewenangan, menyalahgunakan fasilitas, saya minta diganti!"

Selain itu, Prabowo juga menekankan pentingnya pengelolaan BPI Danantara yang baik dan bersih. Ia meminta seluruh jajaran, termasuk direksi BUMN, untuk meninggalkan praktik-praktik korup dan tidak efisien. "Saya minta atas nama bangsa dan rakyat, saya minta semua direksi berbuat yang terbaik, tinggalkan praktek-praktek zaman dulu mungkin yang kurang efisien, atau ada praktek-praktek yang enggak benar harus ditinggalkan," tandasnya.

Prabowo bahkan mengungkapkan potensi kekayaan Danantara yang luar biasa. "Kita hitung aset-aset kita ternyata kita kaya, mungkin sebentar lagi kekayaan Danantara akan tembus USD 1 triliun," ujarnya, menunjukkan optimisme sekaligus harapan akan pengelolaan aset negara yang lebih baik di masa mendatang. Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan BUMN. Aset GBK pun disebut-sebut masuk dalam portofolio Danantara yang nilainya sangat fantastis.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer