Ads - After Header

17 Kasus Keracunan MBG Guncang 10 Provinsi!

Ahmad Dewatara

17 Kasus Keracunan MBG Guncang 10 Provinsi!

Chapnews – Nasional – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melaporkan kejadian mengejutkan: 17 kasus keracunan massal akibat program makan bergizi gratis (MBG) di 10 provinsi sepanjang Januari hingga Mei 2025. Informasi ini terungkap dalam rapat kerja BPOM dengan Komisi IX DPR, Kamis (15/5). Kepala BPOM, Taruna Ikrar, mengungkapkan penyelidikan telah dilakukan terhadap insiden yang meresahkan ini.

Menurut Taruna, berbagai faktor menjadi penyebab keracunan, mulai dari proses pengolahan hingga kualitas bahan baku. "Data kami menunjukkan 17 kejadian luar biasa keracunan pangan terkait MBG di 10 provinsi," tegas Taruna. Kontaminasi bahan pangan menjadi sorotan utama, disebabkan oleh bahan mentah yang tidak layak, lingkungan pengolahan yang kurang higienis, hingga kesalahan dalam proses penjamahan makanan.

17 Kasus Keracunan MBG Guncang 10 Provinsi!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pertumbuhan bakteri akibat suhu penyimpanan dan pengolahan yang tidak tepat juga turut berperan. Kegagalan dalam pengendalian keamanan pangan, seperti sanitasi yang buruk dan suhu penyimpanan yang tidak terkontrol, juga menjadi faktor penyebab. Taruna mencontohkan, "Beberapa makanan dimasak terlalu cepat lalu didistribusikan lambat, sehingga memicu keracunan."

BPOM mendesak evaluasi menyeluruh terhadap dapur-dapur yang digunakan dalam program MBG. "Beberapa dapur perlu dievaluasi dan diperbaiki," ujar Taruna. BPOM berkomitmen untuk terus mengawasi dan mendampingi petugas lapangan, khususnya yang bertugas di dapur-dapur tersebut guna mencegah terulangnya kejadian serupa. Langkah ini diharapkan dapat memastikan keamanan dan kesehatan para penerima manfaat program MBG ke depannya.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer