Chapnews – Nasional – Kobaran api hebat melalap tiga gudang di kawasan Pergudangan Taman Tekno, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, pada Rabu, 8 Juli. Insiden ini memicu pengerahan besar-besaran, dengan 16 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk mengendalikan amukan si jago merah dan mencegahnya meluas ke bangunan lain di sekitarnya.
Omay Komarudin, Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan, menjelaskan bahwa tiga bangunan yang dilalap api tersebut adalah gudang aksesoris telepon seluler, alat tulis kantor (ATK), dan mainan. "Api pertama kali muncul dari gudang aksesoris telepon seluler, sebelum akhirnya dengan cepat merambat dan menghanguskan dua gudang lainnya," terang Omay pada Rabu lalu.

Laporan mengenai insiden kebakaran ini diterima oleh petugas sekitar pukul 12.10 WIB. Dinas Pemadam Kebakaran Tangsel segera merespons dengan mengerahkan 13 unit mobil pemadam. Kekuatan ini kemudian diperkuat oleh satu unit bantuan dari BSD, satu unit dari Koramil, serta tiga unit mobil tangki air tambahan yang juga berasal dari BSD. Total sekitar 50 personel pemadam kebakaran diterjunkan langsung ke titik api.
Selama proses pemadaman berlangsung, petugas berjibaku keras untuk mengisolasi kobaran api, mencegahnya merembet lebih jauh ke gudang-gudang lain yang berdekatan. Omay menambahkan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan mendalam. Salah satu kendala utama yang dihadapi tim di lapangan adalah minimnya pasokan air, lantaran tidak adanya hidran di sekitar lokasi kejadian.
"Suplai air harus diangkut dari jarak yang cukup jauh. Beruntung, bantuan mobil tangki dari BSD sangat membantu, memastikan proses pemadaman dapat terus berjalan efektif," tutur Omay. Meskipun demikian, pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tragis ini. Hingga berita ini diturunkan oleh chapnews.id, petugas masih fokus pada tahap pendinginan lokasi dan pendataan kerugian material yang ditimbulkan akibat amukan api.


