Ads - After Header

Bawang Putih Bikin Inflasi, Bapanas Ambil Langkah Tegas!

Ahmad Dewatara

Oleh: Tangguh Yudha
Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:34 WIB

Bawang Putih Bikin Inflasi, Bapanas Ambil Langkah Tegas!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Chapnews – Ekonomi – JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) akhirnya angkat bicara mengenai lonjakan harga bawang putih yang belakangan ini menjadi pemicu inflasi pangan di berbagai daerah. Merespons kondisi tersebut, pemerintah telah mengadakan dua rapat koordinasi penting guna memastikan pasokan komoditas vital ini tetap terjaga dan harga kembali stabil di pasaran.

Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Bapanas, Brigjen Pol. Hermawan, menjelaskan bahwa rapat koordinasi pertama digelar di bawah kepemimpinan Wakil Kepala Polri. Pertemuan strategis ini turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, serta berbagai kementerian dan lembaga terkait, dengan fokus utama pada percepatan produksi bawang putih dalam negeri guna memperkuat ketahanan pasokan nasional.

Selanjutnya, Bapanas menggelar rapat koordinasi kedua yang secara spesifik menyoroti kondisi pasokan dan fluktuasi harga di dua pasar induk utama. Hermawan menyatakan, hasil pemantauan di Pasar Induk Kramat Jati menunjukkan pasokan bawang putih mencapai 109 ton, melonjak signifikan sebesar 153,49 persen, dengan harga yang terpantau stabil di kisaran Rp23.000 per kilogram. Sementara itu, di Pasar Induk Tanah Tinggi, harga juga relatif stabil di sekitar Rp29.000 per kilogram.

Meski pasokan dan harga di kedua pasar induk tersebut dinilai relatif terkendali, Hermawan juga mengemukakan adanya masukan dari para distributor terkait regulasi kuota impor. "Keterbatasan pasokan berpotensi menekan ruang distribusi dan margin usaha, terutama jika kenaikan harga tidak dapat diteruskan kepada pedagang maupun konsumen," jelas Hermawan, dalam keterangan yang diterima chapnews.id, Rabu (05/08/2026). Pernyataan ini menggarisbawahi potensi ancaman terhadap stabilitas rantai pasok jika kebijakan impor tidak diatur dengan cermat.

Di sisi lain, data Badan Pusat Statistik (BPS) turut memberikan sinyal positif terkait meredanya tekanan harga. Tercatat, jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga bawang putih pada Juli mencapai 248 daerah. Angka ini menurun dari 261 pada Juni, mengindikasikan bahwa tekanan harga komoditas tersebut mulai mereda secara bertahap di tingkat nasional. Pemerintah berkomitmen untuk terus memantau dan mengambil langkah-langkah proaktif demi menjaga stabilitas harga pangan.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer