Chapnews – Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup sesi perdagangan Rabu (5/8/2026) sore dengan performa positif, melonjak 31,53 poin atau setara 0,50 persen, membawa indeks ke level 6.351. Kenaikan ini memberikan angin segar bagi para investor di tengah dinamika pasar yang fluktuatif.
Data perdagangan mencatat, mayoritas saham berhasil mengukir kenaikan. Sebanyak 422 saham terpantau menguat, jauh melampaui 223 saham yang melemah, dan 318 saham lainnya stagnan tanpa perubahan berarti. Aktivitas transaksi juga cukup ramai, dengan total nilai perdagangan mencapai Rp14,8 triliun, melibatkan pertukaran 39,1 miliar lembar saham.

Namun, tidak semua indeks merasakan euforia yang sama. Indeks LQ45 tercatat melemah 0,19 persen ke posisi 633, demikian pula dengan IDX30 yang terkoreksi 0,33 persen ke 355, dan MNC36 yang turun 0,31 persen ke 275. Kontras dengan itu, Indeks Jakarta Islamic Index (JII) justru berhasil melaju kencang, naik 1,20 persen ke level 383, menunjukkan kekuatan saham-saham syariah.
Kinerja sektoral pasar juga menunjukkan dominasi positif. Mayoritas sektor berhasil unjuk gigi di zona hijau, meliputi energi, konsumer non siklikal, properti, transportasi, industri, bahan baku, kesehatan, konsumer siklikal, dan teknologi. Sayangnya, tidak semua sektor mampu mempertahankan momentum. Sektor keuangan dan infrastruktur terpaksa merana, menjadi dua sektor yang ditutup di zona merah.
Di antara gemuruh kenaikan, beberapa saham berhasil menarik perhatian sebagai top gainers. PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) memimpin daftar dengan lonjakan fantastis 25,40 persen, menutup perdagangan di harga Rp79. Disusul oleh PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) dan PT Citra Buana Prasida Tbk (CBPE), yang keduanya juga melonjak signifikan 25 persen, masing-masing ke level Rp675 dan Rp440. Kenaikan signifikan ini menjadi sorotan utama bagi para pelaku pasar.

