Ads - After Header

Gawat! El Nino Dini Ancam RI, Prabowo Panggil Jenderal!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, baru-baru ini memimpin rapat koordinasi penting di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa, 28 Juli. Pertemuan ini melibatkan sejumlah menteri dan kepala lembaga strategis dari Kabinet Merah Putih, dengan fokus utama pada strategi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjelang musim kemarau yang diprediksi akan datang lebih cepat.

Sejumlah pejabat tinggi yang hadir dalam rapat tersebut antara lain Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Raja Juli Antoni, Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komjen Dedi Prasetyo, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsda M Syafi’i, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani, serta Menteri Koordinator Bidang Investasi dan Pembangunan Ekonomi (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono.

Gawat! El Nino Dini Ancam RI, Prabowo Panggil Jenderal!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menteri LHK Raja Juli Antoni menegaskan bahwa rapat ini adalah "ratas khusus" yang didedikasikan sepenuhnya untuk membahas Karhutla. Ia menyoroti ancaman siklus El Nino yang diperkirakan akan tiba lebih awal dari jadwal. "Prediksi BMKG menunjukkan El Nino akan datang lebih cepat. Seharusnya terjadi pada 2027, namun diperkirakan akan terjadi tahun ini. Ini berarti kekeringan akan datang lebih cepat dan berakhir lebih lambat," jelas Raja Juli di Istana Kepresidenan, seperti dikutip dari chapnews.id.

Sementara itu, Kepala BRIN Arif Satria menambahkan bahwa diskusi juga mencakup antisipasi potensi cuaca ekstrem. BRIN telah ditugaskan untuk melakukan riset guna mengembangkan teknologi ketahanan air. "Kami berupaya mencari sumber-sumber alternatif air agar pertanian tetap aman dan kebutuhan sehari-hari masyarakat terpenuhi di tengah El Nino," ujar Arif.

Koordinasi intensif dengan BMKG juga terus dilakukan untuk memetakan wilayah-wilayah yang paling berisiko terdampak El Nino. "Kami sedang melihat peta El Nino, mengidentifikasi risiko-risikonya, dan siap menerima arahan dari Bapak Presiden untuk langkah-langkah selanjutnya," pungkas Arif. Langkah proaktif ini diharapkan dapat meminimalisir dampak buruk Karhutla dan kekeringan yang mengancam Indonesia, memastikan kesiapan pemerintah dalam menghadapi tantangan iklim ekstrem.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer