Chapnews – Nasional – Warga Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, digegerkan oleh penemuan tragis tiga anggota keluarga yang tewas di dalam rumah mereka pada Jumat (2/1). Insiden memilukan ini juga menyisakan satu korban selamat yang kini tengah berjuang dalam perawatan intensif. Dugaan awal pihak kepolisian mengarah pada keracunan sebagai penyebab utama kematian massal yang menyelimuti misteri ini.
AKP Handam Samudro, Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, mengonfirmasi insiden tragis ini kepada chapnews.id. "Kami menerima laporan terkait dugaan keracunan yang merenggut nyawa tiga orang. Setelah pengecekan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), memang ditemukan tiga korban meninggal dunia dan satu korban selamat yang masih dirawat intensif," ungkapnya.

Handam menekankan bahwa penyebab pasti insiden ini masih dalam tahap penyelidikan mendalam. "Untuk penyebab dan perkembangan lainnya akan kami sampaikan setelah hasil penyelidikan dan identifikasi lengkap. Saat ini masih dalam proses," terang Handam, sembari memastikan bahwa korban meninggal dunia dan korban selamat merupakan satu keluarga berdasarkan bukti Kartu Keluarga (KK) yang ditemukan.
Identitas para korban meninggal dunia telah dikonfirmasi, yakni seorang anak laki-laki berinisial AAB (13), perempuan berinisial SS (50), dan perempuan berinisial AAL (27). Sementara itu, korban selamat berinisial ASJ (22) kini tengah berjuang di ruang perawatan intensif.
Kronologi kejadian mulai terkuak dari keterangan para saksi. Salah satu saksi mengaku masih berpapasan dengan korban AAL pada Kamis (1/1) malam sekitar pukul 20.00 WIB, sebelum tragedi itu terjadi.
Saksi kedua, yang baru tiba di kontrakan, menjadi orang pertama yang menyadari adanya kejanggalan. Ia mendengar suara ASJ yang meminta tolong. Saat mendatangi lokasi, saksi tersebut menemukan ASJ tergeletak di lantai setelah keluar dari kamar mandi.
"Saksi bertanya ‘kenapa, ada apa?’ dan korban ASJ menjawab tidak tahu karena dirinya lagi mandi," jelas Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar, mengutip keterangan saksi. Mendengar jawaban tersebut, saksi kedua segera menelepon Ketua RT setempat untuk meminta bantuan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus bekerja keras untuk mengungkap tabir di balik kematian misterius ini, termasuk menunggu hasil autopsi dan uji laboratorium untuk memastikan dugaan keracunan. Masyarakat Warakas menanti titik terang dari penyelidikan yang sedang berlangsung.


