Chapnews – Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bakal terbang tinggi hingga menyentuh level psikologis 6.700 pada perdagangan Senin ini. Prediksi optimis ini muncul setelah IHSG kemarin sukses menguat 0,99% dan menutup perdagangan di angka 6.678. Namun, benarkah prediksi ini? Awas, jangan sampai terjebak!
Secara teknikal, pergerakan IHSG memang masih terlihat solid, kokoh di atas level pivot 6.700. Meskipun demikian, indikator Stochastic RSI menunjukkan area overbought, mengindikasikan potensi koreksi. "IHSG masih berpeluang menguji kembali level 6.700 pada perdagangan Senin," ungkap Tim Riset Phintraco Sekuritas dalam rilisnya hari ini.

Di dalam negeri, para pelaku pasar akan mencermati rilis data inflasi Indonesia pada Kamis (2/5/2025). Inflasi tahunan diprediksi merangkak naik ke 1,2% pada April, sedikit lebih tinggi dari angka 1,03% di bulan Maret. Lonjakan ini diduga dipicu oleh peningkatan permintaan selama periode Lebaran. Sementara itu, inflasi inti diperkirakan hanya naik terbatas, sekitar 20 basis poin menjadi 2,5%, menurut riset Phintraco.
Di kancah global, pasar akan mengamati dengan seksama rilis data Advance GDP Growth Rate Amerika Serikat kuartal I/2025 dan indeks Personal Consumption Expenditure (PCE) periode Maret, yang dijadwalkan rilis pada Rabu (30/4/2025). Data-data ekonomi global ini akan sangat berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Jadi, waspadalah! Jangan sampai terlena dengan prediksi kenaikan, karena pasar saham selalu penuh dengan kejutan.



