Ads - After Header

Investasi Korea Selatan di RI Tembus Rp30 Triliun!

Ahmad Dewatara

Investasi Korea Selatan di RI Tembus Rp30 Triliun!

Chapnews – Ekonomi – Kabar gembira datang dari sektor investasi! Investasi Korea Selatan di Indonesia kembali meningkat signifikan. Nilai investasi tambahan yang akan dikucurkan mencapai USD 1,7 miliar atau sekitar Rp 30 triliun. Hal ini diungkapkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan pengusaha Korea Selatan di Istana Merdeka, Senin (28/4/2025).

Airlangga menjelaskan bahwa investasi tambahan ini merupakan pelengkap dari investasi yang telah berjalan sebelumnya. Total investasi dari 19 grup perusahaan asal Korea Selatan kini mencapai hampir USD 15,4 miliar atau setara dengan Rp 269 triliun, dan akan bertambah Rp 30 triliun lagi. Pertemuan tersebut dihadiri oleh 19 perwakilan perusahaan yang melaporkan perkembangan investasi mereka di Indonesia.

Investasi Korea Selatan di RI Tembus Rp30 Triliun!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Salah satu perusahaan yang menjadi sorotan adalah Lotte Chemical. Pabrik petrokimia mereka dijadwalkan diresmikan pada September atau Oktober tahun ini. Menariknya, Lotte juga menawarkan peluang bagi Indonesia untuk berpartisipasi dalam proyek tersebut, dan Presiden Prabowo telah menyetujui partisipasi Indonesia secara prinsip. Tugas kajian dan tindak lanjut investasi ini pun diberikan kepada Danantara. CEO Danantara, Rosan, dinilai hadir pada waktu yang sangat tepat untuk menangani hal ini, mengingat potensi intervensi pasar yang dimilikinya.

Tidak hanya Lotte, sejumlah perusahaan besar lainnya juga menunjukkan komitmen kuat mereka di Indonesia. KB Financial Group, pengelola Bank Bukopin, misalnya, melaporkan kinerja positif dengan keuntungan selama empat tahun berturut-turut. Hyundai Motor Group juga melaporkan operasional yang baik, sementara POSCO Holdings berencana ekspansi kerja sama dengan Krakatau Steel dalam proyek Pohang Steel, hingga mencapai kapasitas produksi 10 juta ton. EcoPro juga telah menanamkan hampir USD 500 juta di Morowali untuk pembangunan fasilitas produksi katoda prekursor dan smelter nikel. KCC Glass Corporation pun mengungkapkan rencana ekspansi bisnisnya di kawasan industri Batang. Gelombang investasi ini menunjukkan kepercayaan investor asing terhadap perekonomian Indonesia.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer