Ads - After Header

Jaringan Narkoba ‘The Doctor’ Terbongkar, Tosan Buron!

Ahmad Dewatara

Jaringan Narkoba 'The Doctor' Terbongkar, Tosan Buron!

Chapnews – Nasional – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri kini tengah gencar memburu seorang pria bernama Tosan, yang diduga kuat merupakan rekan dari bandar narkoba kelas kakap berjuluk ‘The Doctor’ alias Charlie atau Andre Fernando. Tosan resmi ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) karena perannya sebagai penyuplai narkotika di salah satu tempat hiburan malam terkemuka, Whiterabit.

Brigjen Eko Hadi Santoso, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, mengonfirmasi bahwa Tosan terlibat dalam dugaan tindak pidana narkotika dan kesehatan yang terjadi di Room 707 Whiterabit. "Tersangka diduga melakukan tindak pidana narkoba, tindak pidana narkotika dan tindak pidana kesehatan yang terjadi di Room 707 Whiterabit," ujar Brigjen Eko dalam keterangan tertulis yang diterima chapnews.id pada Senin (13/4).

Jaringan Narkoba 'The Doctor' Terbongkar, Tosan Buron!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pihak kepolisian meyakini Tosan saat ini bersembunyi di wilayah Malaysia. Untuk mempermudah pencarian, Bareskrim telah merilis surat DPO lengkap dengan foto dan ciri-ciri fisik Tosan: tinggi sekitar 170 cm, berat 70 kg, usia sekitar 40 tahun, rambut hitam lurus, mata bulat, hidung mancung, bibir tebal, dan warna kulit putih.

Penelusuran Tosan ini merupakan kelanjutan dari penangkapan ‘The Doctor’ alias Andre Fernando. Andre sendiri berhasil diringkus tim gabungan di Crowne Plaza Penang, Malaysia, pada Minggu (5/4) sekitar pukul 14.30 waktu setempat. Saat penangkapan, Andre diketahui sedang bersama seorang perempuan berkebangsaan Kazakhstan.

Andre Fernando sebelumnya telah menjadi DPO dalam kasus narkotika besar yang melibatkan bandar narkoba Ko Erwin. Kasus Ko Erwin ini juga menyeret nama-nama pejabat kepolisian, yaitu mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro dan mantan Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi.

Dalam jaringan Ko Erwin, Andre Fernando berperan vital sebagai penyedia sabu. Tercatat, Ko Erwin dua kali melakukan transaksi dengan Andre pada Januari. Transaksi pertama melibatkan 2 kg sabu senilai Rp400 juta, dan transaksi kedua untuk 3 kg sabu juga dengan nilai Rp400 juta.

Selain perannya di jaringan Bima, Andre juga dikenal sebagai pemasok utama atau pengendali peredaran narkotika di Whiterabit, di mana ia dikenal dengan sebutan ‘Charlie’. Kini, dengan tertangkapnya Andre, Bareskrim fokus membongkar seluruh jaringannya, termasuk gencarkan perburuan terhadap Tosan yang diduga kuat merupakan tangan kanannya.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer