Chapnews – Nasional – Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi PDIP, Aria Bima, melontarkan pertanyaan tajam terkait keputusan Presiden Prabowo Subianto yang mengirim mantan Presiden Joko Widodo ke pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan, Sabtu (26/4). Keheranan Bima terlontar usai memimpin rapat Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/4). "Nah, saya mempertanyakan kenapa bukan Wakil Presiden yang berangkat?" tanyanya heran.
Meskipun demikian, Bima mengakui kemungkinan adanya pertimbangan lain di balik keputusan tersebut. Jokowi berangkat bersama Wamenkeu Thomas Djiwandino dan Menteri HAM Natalius Pigay. Bima menyatakan dirinya tak berada di posisi untuk menyetujui atau menolak keputusan tersebut, karena pemerintah telah mengambil keputusan. "Saya tidak bicara setuju tidak setuju karena sudah diputuskan Presiden. Kalau belum, baru saya kasih saran," imbuhnya.

Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Prabowo mengutus beberapa perwakilan karena berhalangan hadir langsung. Pemerintah, kata Prasetyo, tengah mengatur jadwal keberangkatan rombongan, kemungkinan Kamis (24/4) atau paling lambat Jumat (25/4). Seperti diketahui, Paus Fransiskus meninggal dunia di Vatikan pada Senin (21/4) di usia 88 tahun akibat serangan stroke dan gagal jantung. Kepergian tokoh agama dunia ini menyisakan berbagai pertanyaan, termasuk keputusan Presiden Prabowo Subianto dalam memilih delegasi yang akan mewakili Indonesia.


