Ads - After Header

Judi Online: Bajak Ekonomi RI Triliunan Rupiah!

Ahmad Dewatara

Judi Online: Bajak Ekonomi RI Triliunan Rupiah!

Chapnews – Ekonomi – Aktivitas judi online ternyata menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini diungkapkan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) yang menyebut dana masyarakat yang seharusnya digunakan untuk investasi dan konsumsi, malah tersedot ke dalam pusaran judi online. Akibatnya, efek pengganda (multiplier effect) yang seharusnya mengerek perekonomian, lenyap begitu saja.

Anggota DEN, Firman Hidayat, mengungkapkan dampak signifikan judi online. "Estimasi pada 2024, dampak judi online ini 0,3% dari pertumbuhan ekonomi. Kalau tahun lalu 5%, (tanpa judi online) harusnya 5,3%. Angka 0,3% ini sangat penting untuk mencapai target pertumbuhan Presiden," tegas Firman pada Rabu (6/8/2025).

Judi Online: Bajak Ekonomi RI Triliunan Rupiah!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Studi di Brasil memperkuat pernyataan DEN. Belanja rumah tangga untuk judi mencapai 19,9% dari pendapatan, dua kali lipat dari sebelumnya. Mirisnya, pengeluaran untuk kebutuhan pokok justru turun dari 63% menjadi 57%, mengakibatkan kontraksi ekonomi.

Data PPATK semakin menguatkan fakta ini. Perputaran dana judi online di Indonesia hingga Kuartal I-2025 mencapai angka fantastis: Rp927 triliun! DEN memperkirakan 70% dana tersebut mengalir ke luar negeri, menghilangkan potensi efek pengganda bagi ekonomi dalam negeri. "Yang lari ke luar negeri itu bukan cuma uangnya, multiplier effect-nya [ke negara] nol," pungkas Firman. Kehilangan ini jelas merupakan pukulan telak bagi perekonomian Indonesia.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer