Chapnews – Nasional – Menjelang perayaan Idulfitri 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadirkan solusi inovatif bagi para pemudik yang ingin meninggalkan kendaraannya dengan tenang. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, secara resmi mengumumkan bahwa warga yang hendak mudik diperbolehkan menitipkan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, di seluruh kantor milik Pemprov DKI selama periode mudik Lebaran. Kebijakan ini bertujuan utama untuk memberikan rasa aman dan ketenangan pikiran bagi masyarakat yang meninggalkan tempat tinggalnya.
"Tentunya, Pemerintah DKI Jakarta akan memberikan kemudahan bagi para pemudik yang kemudian menitipkan kendaraannya, terutama motornya, di kantor-kantor yang dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta," ujar Pramono saat ditemui di kawasan Pondok Rangon, Jakarta Timur, pada Rabu (18/3), seperti dilansir dari Antara.

Fasilitas penitipan ini mencakup seluruh kantor pemerintahan di tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota madya yang tersebar di berbagai penjuru DKI Jakarta. Langkah strategis ini diambil guna menjamin rasa aman dan ketenangan pikiran bagi masyarakat yang meninggalkan tempat tinggalnya untuk bersilaturahmi di kampung halaman.
Selain fasilitas penitipan kendaraan, komitmen Pemprov DKI dalam memfasilitasi mudik aman juga terlihat dari suksesnya program mudik gratis yang telah dilaksanakan. Pada Selasa (17/3) lalu, sebanyak 744 unit bus diberangkatkan, mengangkut sekitar 35.012 penumpang menuju 20 kota yang tersebar di enam provinsi berbeda. Program ini berhasil terselenggara berkat dukungan skema Corporate Social Responsibility (CSR) dari berbagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta.
Menurut data yang dihimpun Dinas Perhubungan DKI Jakarta, dan dilansir oleh chapnews.id, tercatat sebanyak 35.012 penumpang mengikuti program mudik dan balik gratis tahun 2026 ini, dengan total 744 unit bus yang disiapkan untuk melayani rute tersebut.
Tak hanya menyediakan bus, Pemprov DKI Jakarta juga memfasilitasi pengangkutan sepeda motor menggunakan truk. Hingga Selasa, tercatat sekitar 900 unit sepeda motor telah diangkut menuju kampung halaman para pemiliknya. Gubernur Pramono menegaskan, inisiatif ini merupakan respons terhadap tingginya risiko kelelahan dan potensi kecelakaan yang kerap dialami pemudik sepeda motor dalam perjalanan jarak jauh.
"Alhamdulillah, yang naik motor, akhirnya motornya ditaruh di truk dan mereka ada di dalam truk tersebut. Sekarang ini, mereka sebagian besar sudah di kampung halamannya masing-masing, dan itu berjalan dengan baik dan selamat," tutur Pramono, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran dan keselamatan program pengangkutan motor tersebut. Dengan berbagai upaya ini, Pemprov DKI Jakarta berharap dapat mewujudkan mudik Lebaran 2026 yang aman, nyaman, dan penuh berkah bagi seluruh warganya.


