Chapnews.id – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengambil langkah strategis dalam memperkuat fondasi operasional perusahaan melalui penguatan budaya keselamatan kerja. Langkah besar ini diwujudkan melalui implementasi Safety Leadership Principles (SLP), sebuah inisiatif yang bertujuan menjadikan aspek keselamatan sebagai pilar utama dalam mencapai keunggulan operasional (operational excellence).
Melalui penerapan prinsip ini, perusahaan ingin mengubah paradigma bahwa keselamatan kerja bukan sekadar pemenuhan regulasi atau kepatuhan terhadap aturan semata. Lebih dari itu, keselamatan kini diposisikan sebagai bagian integral dari gaya kepemimpinan, proses pengambilan keputusan strategis, hingga upaya menjaga keberlanjutan bisnis jangka panjang.

Dalam acara Launching & Workshop Safety Leadership Principles (SLP) yang digelar di Cilegon pada Kamis (8/10/2026), Managing Director Business 3 PT Danantara Asset Management, Febriany Eddy, memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya kepemimpinan dalam aspek keselamatan. Menurutnya, kepemimpinan yang baik tidak hanya diukur dari pencapaian target finansial, tetapi juga dari bagaimana seorang pemimpin menjaga keselamatan seluruh elemen di dalam perusahaan.
"Keselamatan harus menjadi prasyarat mutlak dalam menjalankan setiap lini bisnis. Jika penerapan keselamatan dilakukan dengan baik, hal ini secara otomatis akan mendukung perusahaan untuk menjadi lebih efisien, meningkatkan produktivitas, dan membangun struktur bisnis yang lebih kuat," ungkap Febriany di hadapan para peserta workshop.
Ia juga menambahkan bahwa tantangan terbesar bukanlah pada pembuatan aturan, melainkan pada bagaimana menerjemahkan komitmen tertulis tersebut menjadi aksi nyata yang konsisten di lapangan. Tanpa adanya konsistensi, prinsip keselamatan hanya akan menjadi slogan tanpa makna.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama Krakatau Steel, Willgo Zainar, menegaskan bahwa keselamatan kerja adalah tanggung jawab kolektif yang dimulai dari level tertinggi. Ia menyatakan bahwa setiap pemimpin di Krakatau Steel memiliki kewajiban moral dan profesional untuk menjadikan keselamatan sebagai fondasi utama dalam setiap operasi perusahaan.
Sebagai bentuk komitmen nyata, seluruh jajaran Direksi Krakatau Steel beserta jajaran manajemen grup melakukan penandatanganan dokumen SLP. Langkah ini diambil untuk menunjukkan bahwa komitmen tersebut bersifat mengikat dan serius.
"Penandatanganan ini bukan sekadar acara seremonial untuk dokumentasi. Dengan ini, kami berkomitmen penuh untuk memimpin budaya keselamatan melalui setiap keputusan, penentuan prioritas, hingga percakapan rutin kami setiap hari di lingkungan kerja. Kami mengajak seluruh pemimpin di seluruh level untuk melakukan hal yang sama," tegas Willgo dengan penuh keyakinan.
Dengan adanya penguatan budaya keselamatan ini, Krakatau Steel berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang minim risiko, sekaligus meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap stabilitas dan profesionalisme pengelolaan perusahaan di masa depan.


